Kontribusi layanan syariah di kantor cabang Bank Bukopin diharapkan dapat berkontribusi hingga 25 persen.

“Kontribusi layanan syariah terhadap dana pihak ketiga (DPK) masih kecil karena itu kami akan menambah layanan syariah kurang lebih sekitar 72 unit, jadi kami harap layanan syariah dapat berkontribusi 10-25 persen terhadap DPK,” kata Direktur Bisnis Bank Syariah Bukopin Aris Wahyudi.
Aris tak menampik untuk meningkatkan kontribusi bisnis dari layanan syariah tak akan mudah karena menggunakan sumber daya manusia bank konvensional. Menurutnya, tak menutup kemungkinan adanya sikap enggan dari SDM di bank konvensional untuk memasarkan produk perbankan syariah.
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
“Karena yang di sana bukan sumber daya manusia bank syariah sendiri mungkin ada sikap reluctant. Oleh karena itu, Bank Syariah Bukopin akan menyiapkan pendamping yang stay di layanan syariah untuk monitoring. Kami juga akan ada divisi khusus untuk mengawasi itu,” papar Aris.
Selain memperluas jangkauan melalui layanan syariah, Bank Syariah Bukopin juga akan menambah minimal dua kantor cabang di tahun ini. “Kemungkinan lokasinya di Pekanbaru atau Denpasar, karena Denpasar punya potensi pariwisata dan Pekanbaru cukup atraktif diantara kota-kota lainnya di Sumatera,” pungkasnya.

