Terinspirasi dari pergerakan move on journey, Dian Pelangi ciptakan batik motif Arsiran.
Dian Pelangi, desainer busana Muslim ini memang indentik mengangkat tema kain nusantara, begitu pula di Jakarta Fashion Week (JFW) 2017 yang digelar di Senayan City, Jakarta, Minggu (22/10).
Dian memamerkan koleksi hasil kolaborasi dengan Wardah dengan mengeksplor kemampuannya dalam menciptakan batik terbaru bernama “Arsiran”.
Dalam mendesain batik ini, Dian menggunakan teknik batik kuas kayu dengan motif menyerupai gedung dan bangunan Paris. “Aku buat koleksi ini, sebenarnya terinspirasi dari pergerakan move on fashion journey. Maka, aku ciptakan batik motif modern Arsiran ini,” ungkap Dian.
- “D-8 Halal Expo Indonesia 2026”, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Ekonomi Halal
- BSI Catat Penjualan Emas Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga
- Musim Dingin di Palestina, BMM Kirim Relawan Untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
- CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Standar Baru Pengelolaan Kekayaan Nasabah HNWI
Dian mempertegas, biasanya dalam menciptakan batik menggunakan teknik batik tulis, cap hingga cetak. Namun, untuk batik kuas ini menggunakan kuas-kuas kayu besar untuk menorehkan warna pada kain. Tapi, kata dia, meskipun alatnya berbeda, tapi tekniknya sama.
Tampilan koleksi busana Muslim karya Dian Pelangi ini terlihat sangat girly. Koleksinya yang didominasi dengan warna pink sebagai identitas wanita. Tapi terlihat tampil juga warna-warna monokrom dan biru. Detail payet disematkan untuk menghiasi koleksi teranyarnya ini.
Dalam shownya ini, Dian pun menampilkan artis Titiek Puspa dan Inneke Koesherawati dan Titiek Puspa. Keduanya berjalan di atas cat walk terlihat sangat elegan.

