Rumah sehat senilai Rp 4,5 miliar ini akan memberikan pelayanan cuma-cuma kepada masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Rumah Sehat ini merupakan akses kesehatan unggulan yang diperuntukan gratis bagi kalangan warga tidak mampu atau kaum dhuafa di Sulawesi Tengah.
Sebagaimana dalam rilisnya yang diterima MySharing, Kamis (28/9), peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bambang dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Bupati Parimo Kol (Purn) Samsurizal Tombolotutu juga turut hadir dalam acara peresmian tersebut.
Rumah Sehat berukuran 853 meter ini dibangun dua lantai di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Dalam setahun ke depan, RSB Parimo diproyeksikan bisa melayani rawat inap dengan kapasitas 60 pasien. Rumah Sehat ini dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga-tenaga medis hasil kerjasama dengan perguruan tinggi kedokteran terkemuka di Sulawesi Tengah.
- KB Bank Syariah Gelar Aksi CSR Serentak, Perkuat Kontribusi Sosial se-Indonesia
- Sambut Idulfitri 1447 H, Bank Muamalat Optimalkan Layanan Kantor Cabang dan Digital
- Royco dan Masjid Istiqlal Berbagi Kelezatan untuk Hangatkan Momen Kebersamaan di Ramadhan
- BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo
“RSB ini dibangun menggunakan dana infak untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat, ujar Ketua Baznas Prof Bambang Sudibyo saat meresmikan RSB Parigi Moutong (Parimo) di Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng, Rabu (27/9) sore.
Bambang mengatakan, tujuan pembangunan Rumah Sehat untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga tak mampu. Menurut dia, kesehatan adalah salah satu tujuan dasar pembangunan yang merupakan perwujudan dari Sila Kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Rumah Sehat senilai Rp 4,5 miliar ini, menurut Bambang, akan memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Seperti kita ketahui, kesehatan adalah nilai investasi yang sangat implikatif, karena akan bermuara pada kebangkitan produktivitas masyarakat dalam memperbaiki kualitas hidupnya, ucap Bambang.
Ia menjelaskan, Rumah Sehat merupakan salah satu program unggulan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural yang salah satu tugasnya adalah pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. RSB ini merupakan proyek unggulan yang dipadukan dengan program penyaluran dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) Baznas, katanya.
Sementara, Bupati Parimo Kol (Purn) Samsurizal Tombolotutu menyambut baik program Baznas yang telah merealisasikan Rumah Sehat di wilayah yang dipimpinnya. Dalam perencanaan tata kota, kelak Rumah Sehat Baznas ini juga berfungsi sebagai RS rujukan dan akan terintegrasi dengan pesantren, polsek serta dilengkapi gedung rehabilitasi narkoba,” ujarnya.

