Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pusat bersama BAZNAS Provinsi Bali telah bersiaga menyiapkan tim BTB yang akan melayani pengungsi jika nanti terjadi erupsi Gunung Agung.
“Sore ini, kami mengirimkan 1 tim BTB berkekuatan 3 orang dengan kualifikasi tanggap bencana dengan 1 mobil Rescue BAZNAS ke Bali,” kata Direktur Koordinasi Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Nasional, Nasir Tajang, di Jakarta, Sabtu (23/9).
Sebagaimana dalam rilisnya yang diterima MySharing, Senin (25/9), Nasir menjelaskan tim BTB yang dikirim akan bergabung dengan tim medis yang diluncurkan dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo, Jawa Timur. Tim tersebut berjumlah 5 orang, terdiri dari 2 orang dokter, 2 perawat dan 2 orang dengan kualifikasi tanggap bencana dengan 1 ambulans dan 1 mobil operasional.
Untuk menampung warga yang mengungsi, BAZNAS Provinsi Bali juga telah melakukan berbagai persiapan dengan membentuk Posko Utama BAZNAS Tanggap Bencana. “Posko itu berada di masjid Al Hikmah Karang Asem Bali dan Posko 2 BAZNAS Tanggap Bencana Kompleks Al Hidayah, Bedugul,” ujar Nasir.
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
Sebagaimana diberitakan, status Gunung Agung sudah mencapai level IV atau awas. Dalam 12 jam terakhir, telah terjadi 14 gempa tektonik yang terasa hingga Kabupaten Gianyar.
Informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan pukul 00.00-12.00 Wita, Sabtu (23/9/2017) melaporkan, asap kawah teramati dari Pos Pantau Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Bali. Asap tersebut dilaporkan berintensitas tipis dengan ketinggian 50 meter di atas kawah.
Sedangkan kegempaan vulkanik telah terjadi 194 kali dalam 12 jam. Gempa tektonik terekam terjadi sebanyak 14 kali dengan kekuatan 2,0-3,7 SR dan terasa hingga Kabupaten Gianyar dan sebagian Kota Denpasar.

