Wisata outbound merupakan salah satu alternatif wisata yang sedang berkembang di Indonesia. Hampir semua kalangan, profesi, baik pria, wanita, dewasa, anak-anak menyukai wisata yang menawarkan ragam permainan dan aktivitas di luar ruangan ini.

Paket wisata outbound inilah yang akan hadir untuk melengkapi paket wisata air di Desa Wirawisata Goa Pindul, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Nah, guna melengkapi masyarakat Goa Pindul dengan kemampuan serta keterampilan (soft skill) yang dibutuhkan oleh pemandu wisata outbound, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA akan menggelar Program
Pengembangan Experiential Learning/Outdoor Training Wirawisata. Hadir untuk membuka pelatihan Sekretaris Perusahaan BCA – Inge Setiawati, Head of Corporate Social Responsibility (CSR) BCA – Sapto Rachmadi, dan Ketua Wirawisata Gua Pindul – Budi Hardiyanto.
“Sebagai wujud konsistensi dan keterlibatan aktif dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata di Indonesia, BCA telah memberikan serangkaian bantuan berupa pengembangan fasilitas dan infrastruktur, pelatihan mengenai pelayanan kepada pengunjung, pengelolaan lingkungan, serta produk dan layanan perbankan yaitu Electronic Data Capture (EDC) BCA sebagai alternatif sarana pembayaran pengunjung kepada Desa Wirawisata Gua Pindul, Gunung Kidul. Guna mendapatkan hasil yang maksimal dan menyeluruh serta melakukan diferensiasi produk, BCA akan menyelenggarakan program pengembangan Experiential Learning/Outdoor Training Wirawisata bagi pemandu wisata Desa Wirawisata Gua Pindul, Gunung Kidul.” papar Inge.
Training yang akan digelar dalam periode Juli hingga Agustus 2014 ini dibuka pada tanggal 1 Juli 2014 di desa wirawisata Goa Pindul. Para peserta mendapat beragam materi pelatihan yang akan melengkapi mereka dalam memandu jenis wisata yang dikembangkan untuk melatih manajemen diri terutama kemampuan softskill dan pengembangan pribadi serta kepemimpinan. Adapun materi yang akan disampaikan mencakup pelatihan dinamika kelompok, pelatihan pembuatan proposal, pelatihan video dan foto untuk kegiatan outdoor sebagai media promo dan penyimpanan data kegiatan, pembuatan permainan dan alat permainan, dan pelatihan pemasangan alat permainan.
Para peserta akan dilatih oleh para fasilitator yang telah berpengalaman di bidangnya. Para fasilitator akan mengajarkan ice breaking dan energizer games. Tidak hanya cara dan aturan permainan, setiap pemandu wisata pun akan diajarkan tujuan dari setiap permainan serta solusi dari setiap permainan dan bagaimana menciptakan permainan-permainan baru. Permainan-permainan yang melatih dan menguji kerjasama dan ikatan kelompok, leadership, koordinasi dan strategi akan diajarkan dan dipraktekkan oleh seluruh pemandu wisata.
“Kami berharap melalui materi-materi yang akan diberikan selama pelatihan ini, nantinya para pemandu wisata outbound desa wisata wirawisata Goa Pindul dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam memberikan pelayanan wisata outbound bagi pengunjung. Dengan kombinasi pelayanan prima antara wisata air dan wisata outbound ini, BCA yakin kesejahteraan masyarakat desa wisata wirawisata Goa Pindul akan semakin meningkat,” lanjut Inge.
Selain pelatihan outbound, pada saat yang bersamaan juga dilakukan pelatihan peningkatan kemampuan, serta keterampilan (soft skill) SDM bidang pariwisata dan layanan prima batch ke-3 di Hotel Santika.
Hasil pendampingan BCA pada desa wirawisata Goa Pindul pun kini mulai berbuah manis. Jumlah pengunjung mulai meningkat dan kesejahteraan masyarakat sekitar pun semakin baik. “Komitmen BCA dalam mendampingi pengelola desa wirawisata Goa Pindul telah membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat. Pendapatan operator kami melonjak hingga 20 kali lipat dibanding sebelum didampingi BCA di tahun 2011,” ujar Yudan, salah seorang pengurus Desa Wirawisata Goa Pindul.

