Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah menjadi katalis pemulihan ekonomi Indonesia.

“Bayangkan 60 persen daripada PDB disumbang oleh UMKM. Dan, UMKM menyerap 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia,” kata Agus dalam sambutannya pada pameran “Karya Kreatif Indonesia,” di Balai Kartini, Jakarta, Jumat,(26/8).
Selain itu, lanjut dia, UMKM juga telah menjadi katalis pemulihan ekonomi ketika ekonomi Indonesia mengalami tekanan seperti yang terjadi di tahun 1997-1998.
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Namun demikian Agus menyadari bahwa UMKM masih mengalami tantangan yang tidak ringan, seperti keterbatasan permodalan, akses pasar, dan keterbatasan ketetrampilan sumber daya manusia(SDM).
Menurutnya, di era perdagangan bebas ini UMKM juga harus bersaing dengan produk asing yang telah membanjir Indonesia. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, harus dicarikan solusinya, diperlukan terobosan dan ide kreatif yang dapat meningkatkan daya saing.
“Sehingga UMKM dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan bahkan dapat didorong untuk bersaing dengan produk-produk di luar negeri,” pungkasnya.

