harga bbm

Bijak Mengelola Keuangan Keluarga, Saat Harga BBM Naik

[sc name="adsensepostbottom"]

Nah, contoh penghematan model di atas, ujar Mike, bisa diaplikasikan pada kebijakan belanja dapur dari sebuah keluarga dengan melakukan substitusi.

“Yang biasanya belanja lauknya berupa daging, maka bisa digantikan dengan ayam. Karena manfaat ayam tetap sama sebagai lauk, namun harga ayam lebih murah. Selain itu, terlalu banyak makan daging ‘kan bisa kolesterol tinggi. Lalu kalau belanja ayam masih dianggap mahal, ya bisa kita ganti lagi saja dengan ikan. Nah, substitusi dengan beralih ke yang lebih hemat itu, bisa juga kita aplikasikan pada items belanja yang lain,” papar Mike gamblang.

Mike menambahkan, penghematan lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan cara menyiasati moda transportasi untuk menuju tempat kerja. “Kalau yang tadinya bawa mobil pribadi tiap hari ke kantor, maka bisa diseling-seling dengan naik kendaraan umum. Atau bisa juga, rutinitas tiap hari membawa mobil pribadi dilakukan dengan cara bergantian dengan teman sekantor yang juga memakai mobil pribadi. Misalnya, hari ini kita bawa mobil, lalu teman kita yang juga punya mobil itu nebeng ikut di mobil kita. Besoknya, bisa dilakukan sebaliknya. Jadi ini bisa menghemat,” lanjut Mike lagi.

Satu lagi cara penghematan, menurut Mike, adalah dengan mengurangi frekuensi bepergian. “Misalnya, dalam sebulan kita biasa ke mal 4 kali, maka kita bisa rubah kebiasaan itu menjadi 2 kali saja ke mal. Karena untuk menghilangkan kebiasaan itu sulit, namun kalau menguranginya, itu masih dimungkinkan,” jelas Mike.

Intinya, menurut Mike, kegiatan penghematan yang bisa kita lakukan adalah bukan sekedar memotong biaya di sana sini, namun bisa dilakukan dengan cerdas, melalui penelusuran berbagai aktifitas hidup kita selama ini, yang barangkali terlalu boros, atau tidak produktif.

Langkah antisipasi di masa depan agar tak terpengaruh kenaikan harga BBM
harga bbmUntuk ke depannya, agar kita tidak mudah terpengaruh atau terkena efek dari gonjang-ganjing kenaikan harga BBM di atas, maka menurut Mike, tidak ada salahnya bagi kita untuk mulai memikirkan investasi jangka panjang. Namun di sisi lain, kita juga harus tetap menyiapkan proteksi bagi diri kita pribadi dan juga keluarga. Nah, salah satu produk keuangan yang bisa mengakomodir kedua kebutuhan di atas, lanjut Mike, adalah produk unit link.

Menurut Mike, dengan karakteristiknya yang menggabungkan prinsip perlindungan, maupun juga investasi (two in one), maka produk unit link merupakan produk yang layak dipertimbangkan oleh khalayak masyarakat luas, yang menginginkan bisa memiliki kedua instrumen yaitu asuransi dan investasi, namun dana mereka terbatas.

Pada kesempatan terpisah, Head of Product Actuarial Sun Life Financial Indonesia – Alexander Bogdanov menjelaskan, bahwa produk unit link ini adalah unik. Selain karena memiliki sifat proteksi dan investasi diatas, produk unit link ini juga memiliki fleksibilitas dan manfaat yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Menurut Alexander Bogdanov, dengan karakteristik yang unik tersebut, produk unit link menjadi pilihan masyarakat, bahkan kini produk ini menjadi idola di Indonesia. “Pemegang unit link bebas menentukan besaran investasinya yang bisa berupa saham, obligasi ataupun pasar uang. Selain itu, dengan produk unit link ini, nasabah hanya mengeluarkan dana lebih sedikit, ketimbang berasuransi dan berinvestasi secara terpisah,” jelas Bognanov saat acara Media Workshop Sun Life Financial Indonesia bertajuk “Apa itu Unit Link dan Bagaimana Berinvestasi melalui Unit Link?” di Jakarta (25/9/14).

Menurut Bogdanov, Sun Life Financial sebagai perusahaan asuransi terkemuka di dunia, menyediakan beragam produk unit link yang cukup menjanjikan sebagai investasi, namun juga mempunyai jaminan proteksi yang lengkap dan menentramkan bagi nasanah.

Jadi, ayo kita antisipasi dampak kenaikan BBM di masa depan dengan memperkuat keuangan kita, salah satunya dengan memiliki produk unit link!