Kini kaum tuna netra bisa juga menikmati sensasi menonton film bioskop, melalui konsep Bioskop Bisik.

Konsep Bioskop Bisik adalah dengan membisikkan deskripsi adegan dan alur cerita kepada penonton tunatera. Dengan demikian, mereka mengerti dan dapat juga merasakan emosi yang ada di dalam film tersebut. Sebuah budaya dan gaya hidup yang baru dan unik, yang bisa mencerahkan atau menghibur para kaum tuna netra di tanah air.
Bioskop Bisik ini mengangkat film Janji Joni, karya Joko Anwar yang juga disutradari oleh Nia Dinata, dan dibintangi oleh Nicholas Saputra beserta Mariana Renata, Rachel Maryam, Gito Rollieas, Surya Saputra hingga Fedi Nuril.
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
- Bank Muamalat Indonesia Menutup Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-81 dengan Meriah
- CIMB Niaga Hadirkan Beragam Apresiasi untuk Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026
- Bank Muamalat Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Tempatkan Nasabah sebagai Pusat Inovasi
Film ini berkisah tentang seorang pengantar roll film bernama Joni (Nicholas Saputra) yang punya track record sempurna dalam pekerjaannya dengan tidak pernah telat selama setahun dia menjalani pekerjaan tersebut.
Sekitar 50 orang tunanetra diajak untuk ikut dalam acara ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Galeri Indonesia Kaya dan penyelengara. Biasanya kaum tunanetra hanya berkumpul dengan teman-teman yang tunanetra. Ketika berkumpul dengan yang bukan tunanetra pembicaraan juga tidak ada yang berbeda, namun kendala muncul ketika membicarakan film. Namun dengan diadakannya acara seperti ini, bisa membantu kaum tunanetra utk menikmati film,” ujar Bambang dari Yayasan Mitra Netra.
Sementara itu, Joko Anwar, sutradara film Janji Joni menanggapi dengan sangat positif kegiatan konsep Bioskop Bisik ini. “Sambutan pada pemutaran kali ini rasanya sangat berbeda, antusias yang ditunjukkan oleh teman-teman tunanetra ini sangat menyentuh dan luar biasa. Pengalaman hari ini membuka pandangan kita bagaimana teman-teman tunanetra berusaha memvisualkan suara yang didengarnya,” ujar Joko Anwar dengan bersemangat.

