Laznas BMH kembali berpartisipasi dalam pembangunan shelter untuk pengungsi Rohingya yang berlokasi di Kuala Langsa, Aceh.

“Tempat yang sebelumnya digunakan dinilai kurang layak, sehingga pembangunan shalter ini sangat diperlukan agar pengungsi lebih nyaman dalam beraktifitas harian,” Ujar Imam Nawawi, Kepala Humas BMH Pusat menuturkan dalam siaran pers yang diterima MySharing (29/6).
Shalter ini merupakan wujud sinergi lembaga zakat dan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang lebih layak bagi pengungsi Rohingya. Setidaknya dengan tersedianya shalter ini pola hidup pengungsi akan lebih teratur, sehat dan terjaga secara syariat.
- KNEKS dan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala bekerja sama Mengembangkan Hilirisasi Bahan Baku Halal berbasis Minyak Nilam
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Jumlah Transaksi Top Up Kartu Uang Elektronik Hingga 180,52%
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
Sejauh ini 70% pembangunan shalter telah terealisasi. Sebagian lain masih dalam tahap pengerjaan, diprediksi akan selesai sebelum idul fitri tiba.
“Semoga partisipasi BMH dan yang lain dalam pembangunan shalter ini memberikan manfaat untuk keberlanjutan hidup yang lebih baik bagi para pengungsi. Dan ini adalah wujud nyata solidaritas kemanusiaan bagi saudara kita yang dilanda musibah,” papar Imam.
Selain membangun shalter untuk pengungsi, BMH juga berpartisipasi dalam pengadaan paket buka puasa bagi pengungsi yang berada di kawasan Kuala Langsa, Aceh. Setidaknya, delapan ratus paket disalurkan dalam kegiatan buka puasa bagi pengungsi dalam sehari.

