Laznas BMH kembali berpartisipasi dalam pembangunan shelter untuk pengungsi Rohingya yang berlokasi di Kuala Langsa, Aceh.

“Tempat yang sebelumnya digunakan dinilai kurang layak, sehingga pembangunan shalter ini sangat diperlukan agar pengungsi lebih nyaman dalam beraktifitas harian,” Ujar Imam Nawawi, Kepala Humas BMH Pusat menuturkan dalam siaran pers yang diterima MySharing (29/6).
Shalter ini merupakan wujud sinergi lembaga zakat dan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang lebih layak bagi pengungsi Rohingya. Setidaknya dengan tersedianya shalter ini pola hidup pengungsi akan lebih teratur, sehat dan terjaga secara syariat.
- Bank Muamalat dan BMM Bangun Musala untuk Penyintas Bencana di Aceh
- CIMB Niaga Resmikan Layanan Berbasis Digital Ask OCTO via OCTO App dan WhatsApp Chat/Call
- BCA Syariah Kolaborasi dengan IPB dan LPPOM, Berikan Pelatihan Kurban Ramah Lingkungan
- Satu Dekade Jawara Digital, Bank Muamalat Terus Jaga Kepercayaan Nasabah
Sejauh ini 70% pembangunan shalter telah terealisasi. Sebagian lain masih dalam tahap pengerjaan, diprediksi akan selesai sebelum idul fitri tiba.
“Semoga partisipasi BMH dan yang lain dalam pembangunan shalter ini memberikan manfaat untuk keberlanjutan hidup yang lebih baik bagi para pengungsi. Dan ini adalah wujud nyata solidaritas kemanusiaan bagi saudara kita yang dilanda musibah,” papar Imam.
Selain membangun shalter untuk pengungsi, BMH juga berpartisipasi dalam pengadaan paket buka puasa bagi pengungsi yang berada di kawasan Kuala Langsa, Aceh. Setidaknya, delapan ratus paket disalurkan dalam kegiatan buka puasa bagi pengungsi dalam sehari.

