Nilai sedekah tidak harus besar. Dengan sepotong biji kurma pun dapat menghindarkan diri dari panasnya api neraka.

“Upaya kecil ini jika dilakukan secara kontinyu, maka dampaknya sangat besar. Small action big impact. Saat ini baru ke BMI, ke depan kita perluas ke perusahaan-perusahaan lain,” ujar Direktur Eksekutif BMM Bambang Kusnadi, dalam siaran pers yang diterima mysharing, Selasa (6/10). Baca: Bisnis Sosial ala Grameen Bank
Ia menambahkan diambilnya moment Senin-Kamis, sekaligus diniatkan untuk berdakwah mengajak orang untuk puasa Senin atau Kamis. “Kalaupun yang menerima kurma belum berpuasa, tidak masalah. Siapa tahu nanti hari-hari ke depan mereka mau berpuasa,” harap Bambang. Baca: Peneliti Barat: Berpuasa Membuat Lebih Bahagia
Selain itu, lanjutnya, upaya ini juga dimaksudkan BMM untuk belajar mengelola amanah, mengingat BMM adalah lembaga zakat yang diamanahi mengelola dana umat. “Ini juga latihan mengelola amanah. Bagaimana mengelola amanah yang kecil dari donatur, memilih pemberian yang berkualitas, dan menyampaikannya dengan cara yang baik dan benar serta tepat sasarannya,” tambah Bambang.
Ke depannya Bambang berharap kegiatan ini menjadi rutin. Tidak hanya di BMI saja, melainkan meluas hingga ke perusahaan-perusahaan dan komunitas lainnya. Namun yang terpenting bagaimana hal kecil ini menjadi budaya di BMI, sehingga mengeluarkan dana untuk sedekah bisa menjadi gaya hidup.

