BMM Salurkan Mainan Anak dan In Focus Bagi Pengungsi Rohingya

[sc name="adsensepostbottom"]

Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya berupa wahana permainan anak dan alat elektronik.

11800199_1010322998999906_5493877314683305506_nDi awal pekan ini BMM menyerahkan bantuan kepada pengungsi Rohingya Desa Blang Ado, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Bantuan yang diberikan adalah wahana permainan anak berupa perosotan, ayunan bundar, jungkit-jungkit, ayunan dorong couple, dan ayunan dorong single. Sedangkan alat elektronik berupa in focus lengkap dengan layarnya.

Melalui jaringan telepon, Relawan BMM di Aceh, M Syibran Maliki, menjelaskan aktivitas penyaluran kepada pengungsi Rohingya. Menurutnya, pemberian in focus dan screen dimaksudkan sebagai sarana mempermudah kegiatan belajar anak-anak pengungsi Rohingya.  Kendala bahasa yang selama ini terjadi di antara relawan dan para pengungsi Rohingya sedikit terbantu dengan adanya fasilitas in focus dan screen tersebut. Selama ini hanya satu orang pemuda saja bernama Husein yang mengerti Bahasa Melayu., sehingga dalam berkomunikasi biasanya para relawan dan pengungsi difasilitasi oleh Husein.

“Kini dengan adanya in focus dan screen, anak-anak pengungsi Rohingya dapat belajar melalui media visual. Sehingga pelajaran yang diberikan lebih mudah dicerna,” ujar Syibran, mengutip pernyataan relawan BMM pengajar Bahasa Inggris, Nurul Fadili, dalam siaran pers yang diterima mysharing, Kamis (6/8). Baca: Vatikan Himbau Dunia Internasional Bantu Pengungsi Rohingya

BMM bekerjasama dengan dua relawan lainnya lulusan sarjana Bahasa Inggris dari Universitas Sumatera Utara untuk memberikan pelajaran Bahasa Inggris kepada para pengungsi Rohingya sebagai bekal mereka nantinya saat sudah tidak menetap di Indonesia lagi. Sesuai Instruksi Presiden, para pengungsi Rohingya hanya ditampung selama satu tahun di shelter pengungsian di Indonesia. Baca Juga: Inpsiratif! Pengantin Baru Ini Berbagi Kebahagiaan dengan Pengungsi Suriah

Bantuan in focus, screen dan wahana bermain tersebut terkumpul berkat bantuan dana dari BMM sebesar Rp 34 juta dan dana yang dihimpun dari siswa Islamic Solidarity School Aceh, siswa program Kafala Sigli dan Aceh Utara sebesar Rp 10 juta. Dana tersebut akan digunakan juga untuk pembelian gawang bola futsal, pemberian 200 paket perlengkapan sekolah dan berbagai kebutuhan anak-anak pengungsi Rohingya lainnya.