Waiikota Bogor – Bima Arya Sugiarto (kedua dari Kanan) meresmikan Grand Opening relokasi kantor cabang BNI Syariah Bogor didampingi Presiden Direktur BNI Syariah - Dinno Indiano (kedua dari kiri), serta Prof. Dr. KH. Didin Hafiddudin (kanan)
Waiikota Bogor – Bima Arya Sugiarto (kedua dari Kanan) meresmikan Grand Opening relokasi kantor cabang BNI Syariah Bogor didampingi Presiden Direktur BNI Syariah - Dinno Indiano (kedua dari kiri), serta Prof. Dr. KH. Didin Hafiddudin (kanan)

BNI Syariah Perkuat Bisnis di Bogor dengan Relokasi Cabang

[sc name="adsensepostbottom"]

BNI Syariah merelokasi kantor cabang Bogor ke lokasi yang baru dan lebih strategis di jantung kota Bogor. Apa dasar pertimbangannya?

Waiikota Bogor – Bima Arya Sugiarto (kedua dari Kanan)  meresmikan Grand Opening relokasi kantor cabang BNI Syariah Bogor didampingi Presiden Direktur BNI Syariah - Dinno Indiano (kedua dari kiri), serta Prof. Dr. KH. Didin Hafiddudin (kanan)
Waiikota Bogor – Bima Arya Sugiarto (kedua dari Kanan) meresmikan Grand Opening relokasi kantor cabang BNI Syariah Bogor didampingi Presiden Direktur BNI Syariah – Dinno Indiano (kedua dari kiri), serta Prof. Dr. KH. Didin Hafiddudin (kanan)

BNI Syariah terus memperkuat kiprah bisnisnya baik dari sektor hulu maupun di sektor hilir. Bank umum syariah satu ini giat aktif memperkuat lini-lini bisnis terdepannya yang langsung berhadapan ke masyarakat, yaitu jaringan kantor-kantor cabang. Seperti yang dilakukan BNI Syariah pada hari ini (Jumat/17 April 2014), dengan melakukan relokasi kantor cabang Bogor ke Jl. Pajajaran No. 63 Bogor, guna meningkatkan kualitas layanan.

Waiikota Bogor – Bima Arya Sugiarto yang langsung meresmikan Grand Opening relokasi kantor cabang BNI Syariah Bogor tersebut, dengan didampingi Presiden Direktur BNI Syariah – Dinno Indiano, serta Prof. Dr. KH. Didin Hafiddudin sebagai ulama dan tokoh masyarakat nasional yang kebetulan berdomisili di kota Bogor.

Walikota Bima Arya sangat menyambut positif relokasi kantor cabang BNI Syariah ke tempat yang lebih strategis di kota Bogor ini, yang menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen yang kuat dari BNI Syariah guna lebih melayani masyarakat Bogor terhadap kebutuhan layanan perbankan syariah yang representatif.

“Kami menyambut baik relokasi kantor cabang BNI Syariah di kota Bogor. Dan kami menawarkan BNI Syariah untuk bisa bersinergi dengan kami dalam berbagai program pembangunan di kota Bogor. Tinggal nanti BNI Syariah bisa memilih bentuk kerjasama apa yang bisa dilakukan, apakah dalam bentuk CSR, atau kerjasama lainnya,” papar Bima Arya dengan antusias.

Menurut Bima Arya, Bogor adalah daerah strategis sebagai penyangga ibukota Jakarta. Dan cukup banyak warga Bogor yang bekerja di Jakarta. Sehingga Bima Arya merasa yakin, BNI Syariah cabang Bogor ini nantinya bisa lebih eksis lagi dalam mengembangkan bisnisnya di kota hujan ini.

Sementara itu, Presiden Direktur BNI Syariah – Dinno Indiano dalam acara ini menegaskan komitmen BNI Syariah guna memberikan layanan dan produk yang terbaik, atau berhasanah kepada masyarakat kota Bogor. “Dengan lokasi kantor baru yang lebih strategis, lebih besar, dan lebih nyaman, maka akan memberikan tambahan semangat baru bagi kami untuk bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Bogor, dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di kota ini,” tegas Dinno.

Dinno lalu menjelaskan, bahwa BNI Syariah sebenarnya sudah cukup lama hadir di kota Bogor yaitu semenjak tahun 2005. “Saat BNI Syariah masih berupa unit usaha syariah (UUS), kami sudah hadir di sini di tahun 2005. Nah, dengan pemikiran bahwa kota Bogor sebagai penyangga Jakarta, dengan potensi bisnis yang bagus, karena 25% pegawai di Jakarta tinggal di kota ini, maka kami memperkuat bisnis perbankan syariah kami di kota Bogor dengan merelokasi kantor cabang lama kami,” papar Dinno lagi panjang lebar.

Selain itu, menurut Dinno, BNI Syariah punya misi lain, yaitu mengedukasi masyarakat Bogor dan sekitarnya tentang manfaat dan kebaikan dari bank syariah. “Kami di BNI Syariah juga punya produk perbankan yang sama dan seimbang, dan tidak kalah dengan bank konvensional,” tegas Dinno lagi.

Saat masih berada di lokasi lama, BNI Syariah Bogor sendiri sebenarnya sudah mempunyai kinerja bisnis yang cukup bagus. Per Desember 2014, BNI Syariah Bogor telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp 326 miliar, dengan total dana pihak ketiga sebesar Rp. 322 miliar.

Nah, menurut Dinno Indiano, dengan sekarang BNI Syariah Bogor sudah berada di lokasi yang lebih strategis, maka diharapkan kantor cabang ini dapat meningkatkan growth pembiayaannya sebesar 31% dan DPK sebesar 26% di tahun 2015 ini. Kemudian, dominasi pembiayaan ke Griya iB Hasanah yaitu pembiayaan rumah dan griya konstruksi sebesar 60% dari target pembiayaan, sedangkan dana fokus ke tabungan (dana murah), sebesar 70% dari total target dana.