Suasana Thamrin seetelah ledakan bom. Foto: BBC Indonesia

Bom Sarinah Tidak Pengaruhi Investor

[sc name="adsensepostbottom"]

Insiden bom Sarinah dipastikan tidak mempengaruhi minta investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Suasana Thamrin seetelah ledakan bom. Foto: BBC Indonesia
Suasana Thamrin seetelah ledakan bom. Foto: BBC Indonesia

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, mengatakan, peristiwa teror bom dan penembakan di kawasan Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1), tidak mempengaruhi minat investor untuk menanamkan modal di Indonesia.

Franky  menyebutkan para investor secara umum berpendapat keamanan di Indonesia maíz terkendali. Mereka juga melihat kesiagaan aparatur perintah baik kepolisian maupun aparat keamanan lainnya, dalam menangani peristiwa yang terjadi di Jakarta. Para investor sangat merespon positif pernyataan dan langkah cepat yang diambil oleh Presiden Joko Widodo.

“Dalam pertemuan dengan beberapa calon investor potensial di Shanghai, Tiongkok. Para investor mengaku tidak khawatir karena investasi mereka tidak berpusat di Jakarta,” kata Frangky, seperti dilansir dari Antara, Jumat (15/1).

.Sementara itu, Menteri Perindustrian Saleh Husen menyakini aksi teror tersebut tidak mempengaruhi jalannya industri nasional. Meski pun demikian, Saleh mengaku ada aktivitas perdagangan yang terganggu pasca bom dan baku tembak Kamis siang kemarin, namun hal tersebut hanya bersifat sementara.

Menurut Saleh, proses produksi industri nasional berjalan seperti biasa hari ini, dan tidak ada laporan adanya aktivitas produksi yang mengganggu. Bahkan, pelaku usaha tetap beroperasi.

“Kami optimis, pertumbuhan industri tahun ini tidak akan terganggu dengan kejadian teror bom tersebut. Kami tetap bekerja keras dan berkoordinasi lintas kementerian dan lintas sektoral agar pertumbuhan industri 5,7-6,1 persen dapat terpenuhi pada akhir 2016,” pungkas Saleh.