BTN siap melayani wakif yang akan mewakafkan dananya melalui Lembaga Wakaf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Direktur Utama BTN Maryono menuturkan, Gerakan Sejuta Wakaf merupakan terobosan yang dilakukan pihaknya agar layanan BTN dapat dimanfaatkan seluruh umat. “Dengan keunggulan produk berbasis iB (islamic banking) yang dimiliki, kami mempunyai harapan yang besar itu dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia dalam siaran persnya, Selasa (31/5).
Ia pun optimis akan dapat memenuhi sejuta wakaf karena PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. “Banyak manfaat yang akan dikerjasamakan bersama PBNU. Ladang bisnis umat yang sangat besar tentunya akan dapat dikelola dengan baik melalui kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Maryono.
Menurut Maryono, kerja sama berbasis syariah akan membawa manfaat bagi warga NU, lembaga-lembaga dan badan otonom di bawah naungan PBNU. “Kami telah mengawali kerja sama itu dan terima kasih PBNU telah memberikan kepercayaan kepada kami dengan mendukung Gerakan Sejuta Wakaf untuk warga nahdliyin,” tegasnya.
Peluncuran Gerakan Sejuta Wakaf tersebut juga dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baidan, Ketua Umum PBNI KH Said Aqil Siraj dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Moh Hasan Mutawakkil Alailah. Hingga triwulan I 2016 aset unit usaha syariah BTN tercatat sebesar Rp 14,73 triliun.

