Wisata syariah cape town
Pemandangan dari Hotel Syariah, Signal Lodge, Cpae Town. Foto: capetown.travel

Cape Town Seriusi Wisata Syariah

[sc name="adsensepostbottom"]

Jelang Ramadhan tahun ini, negara di Selatan Afrika ini aktif promosikan diri untuk wisata syariah.

Wisata syariah cape town
Pemandangan dari Hotel Syariah, Signal Lodge, Cpae Town. Foto: capetown.travel

Satu lagi negara non Muslim menyatakan serius menarik wisatawan Muslim, Cape Town. CEO Cape Town Tourism, Enver Duminy mengatakan dalam  siaran persnya di http://www.capetown.travel/ bertanggal 9/6/2014 , “Cape Town bangga menjadi bagian dari masyarakat yang toleran. Cape Town adalah  rumah bagi beragam budaya dan agama yang diterima dan terekpresikan di Mother City. Cape Town juga memiliki komunitas Melayu dengan our kehadiran lokalnya dan kehalalan yang ditawarkan”.

Negara ini disebut juga memiliki sejarah Islam. Salah satu kisahnya adalah Pangeran Abdullah Kadi Abu Salaam dari Tidore, Indonesia, yang dibuang ke Cape Town pada 1767.  Sang Pangeran menuliskan Alquran untuk Cape Town, dari ingatannya, karena tidak ada satupun salinan fisik bersamanya.

Kisah-kisah semacam ini dan infrstruktur wisata di Cape Town, dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan Muslim. Gamidah Jacobs, pemilik sekolah memasak Melayu Lekka Kombuis di kota Bo-Kaap, “Cape Town dianugerahi dengan mesjid yang banyak, Bo Kaap, memiliki sembilan mesjid, dan masih banyak mesjid lainnya di pusat kota. Untuk makanan, Cape Town memiliki resto-resto makanan cepat saji halal dan makanan Melayu. Muslim yang mengunjungi Cape Town mendapat nilai lebih jika menginap di area Bo Kaap yang dihuni dominan Muslim dengan hotel-hotel halal seperti Hilton.”

Beberapa destinasi menarik bagi wisatawan Muslim di Cape Town antara lain Bo-Kaap, Distrik 6, dan The Cape Flat.  Bo-Kaap adalah lingkungan kecil dekat dengan Pusat Bisnis Cape Town dengan populasi sekitar 6000 kepala kelurga, mayoritas Muslim dan menjadi salah satu lingkungan penting dalam komunitas Muslim Cape Town.

District 6 juga area permukiman di Cape Town yang memiliki sejarah memilukan ketika rezim apartheid berkuasa, kebanyakan Muslim di sana. Mulai 2003, pemerintah mulai memperbaiki wilayah dan mengembalikan keluarga-keluarga Muslim yang pernah diusir ke sana.

Cape Flats  area permukiman Muslim di Selatan Cape Town CBD, banyak ditinggali oleh Muslim modern dengan banyak mesjid di sana. Area ini mewakili kaum Muslim Cape Town yang lebih maju dan sejahtera.

Wisata Syariah di Jepang
Tidak hanya Cape Town, banyak negara non Muslim di dunia yang serius dengan wisata syariah. Contoh lain adalah New Zealand dan Jepang. Mereka tidak bingung soal wisata syariah harus seperti apa. Panduan dan praktik terbaik sudah ada, misalnya yang dilakukan Malaysia sejak lama.

Mungkin kita akan penasaran, apa sih yang dilakukan ketika berwisata syariah? Mari ambil contoh apa yang ditawarkan Jepang untuk wisatawan Muslim dunia. Mengambil salah satu obyek, yaitu wisata ke Yokohama, intinerinya tidak jauh berbeda dengan wisata biasa.

Dimulai dari stasiun kereta peluru, Shinyokohama, menuju Museum Shin-yokohama Raumen,  salah satu restoran vegetarian paling populer di negeri ini berada dalam kompleks museum. Berlanjut ke area Minatomirai setelah makan siang untuk bermain ice skating luar ruangan dan berbelanja di Yokohama Red Brick Warehouses. Diakhiri dengan menikmati pemandangan kota Yokohama di malam hari di atas perahu dari Yokohama Red Brick Warehouse ke statiun Yokohama.

Hanya, Biro Turisme Jepang menyediakan informasi lengkap bagi wisatawan Muslim terkait makanan dan hotel halal, serta mesjid. Salah satunya mesjid. Mesjid di Yokohama. Sayangnya cuma ada satu mesjid di Yokohama, namanya mesjid Ja’me. Didirikan pada Desember 2006, mesjid Ja’me menawarkan tempat bagi Muslm Jepang untuk melaksanakan shalat. Sebagai tambahan, mesjid ini juga menyediakan kelas-kelas pendidikan untuk anak, kegiatan untuk kaum wanita, dan event-event terstentu. Layaknya mesjid pada umumnya, wanita dan laki-laki dipisahkan. Mesjid dapat dicapai dengan berjalan kaki kurang lebih 15 menit dari stasiun Higashi-Yamada di  Yokohama Municipal Subway Green Line  Mesjid ini memiliki situs http://www.masjid-yokohama.jp/.