Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon Syariah) berhasil melakukan pertumbuhan kredit yang positif dalam setahun terakhir ini.

Vera Eve Lim menambahkan, untuk total asset dari Danamon Syariah pada September 2014 lalu adalah sebesar Rp. 2,8 trilyun, atau naik sekitar 27% dari periode yang sama di tahun 2013 lalu yang masih sebesar Rp. 2,3 triliun.
Dari kinerja bisnis di atas, terlihat bahwa meskipun secara umum industri perbankan nasional hanya tumbuh konservatif di sepanjang tahun 2014 ini, akibat turunnya harga komoditas dan lemahnya kinerja ekspor yang membatasi ruang untuk ekspansi bisnis, namun demikian Danamon Syariah masih tetap mampu menunjukkan kinerja bisnis yang cukup positif sepanjang setahun terakhir ini.
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
Ketika ditanyakan kepadanya tentang target rencana spin off Danamon Syariah yang sudah digaungkan sejak lama, Vera Eve Lim hanya menjawab diplomatis, bahwasanya pihaknya saat ini masih terus mempersiapkan rencana spin off Danamon Syariah tersebut.
“Spin off, tentu kita ada rencana itu. Tentunya kita masih menunggu dari Danamon Syariah ini, pada suatu kesempatan nantinya sudah benar-benar ready untuk spin off. Untuk tiga tahun ke depan ini, kita masih akan memperkuat kinerja kita di syariah ini, sehingga kita akan lebih siap untuk spin off,” demikian Vera Eve Lim.
UUS Danamon sendiri selama ini lebih berfokus pada pembiayaan UMKM dan koperasi (80%). Saat ini UUS Danamon telah memiliki 160 kantor cabang dengan sekitar 400 ribu nasabah. *

