Petinggi Danamon saat pemaparan kinerja Danamon semester pertama 2014.
Petinggi Danamon saat pemaparan kinerja Danamon semester pertama 2014.

“Total Asset Danamon Syariah Rp 2,6 Triliun”

[sc name="adsensepostbottom"]

Direktur Danamon Syariah -Herry Hykmanto menyampaikan kinerja Danamon Syariah terkini, pada acara Paparan Perkembangan Bisnis dan Buka Puasa Bersama Danamon, Danamon Syariah, Adira Finance, dan Adira Insurance di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin, 30 Juni 2014.

Petinggi Danamon saat pemaparan kinerja Danamon semester pertama 2014.
Petinggi Danamon saat pemaparan kinerja Danamon semester pertama 2014.

“Total asset Unit Usaha Syariah Danamon membukukan pertumbuhan sebesar 14% pada kuartal pertama tahun 2014 menjadi Rp 2,8 triliun, dibandingkan Rp 2,4 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Danamon Syariah juga mencetak pertumbuhan sebesar 26% pada pembiayaan kepada usaha kecil dan menengah serta komersial (small medium enterprises and commercial) menjadi Rp 1,6 triliun pada kuartal pertama tahun 2014, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp1,3 triliun,” demikian papar Herry Hikmanto kepada wartawan di saat pembukaan acara.

Herry lalu menambahkan, dalam hal pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Danamon Syariah telah tumbuh sebesar 70% menjadi Rp 2,3 triliun pada kuartal pertama tahun 2014.

Dengan pertumbuhan kinerja bisnis yang cukup signifikan di atas, Herry Hikmanto merasa yakin, bahwa Danamon Syariah bisa berkontribusi positif dan memberikan nilai lebih bagi masyarakat Indonesia.

“Danamon Syariah terus menunjukkan pertumbuhan usaha seiring dengan kebutuhan masyarakat dan usaha akan layanan keuangan syariah. Kami terus berinovasi untuk menghadirkan produk dan layanan, seperti Tabungan Bisa iB, Tabungan Bisa Qurban iB, dan Tabungan Bisa Umrah iB yang memberikan solusi pengelolaan keuangan, guna mendukung pelaksanaan ibadah, seperti qurban dan umrah. Dengan diperkuat oleh jaringan 160 cabang Danamon Syariah serta dukungan beragam produk dan layanan ini, kami yakin dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat Indonesia,” lanjut Herry Hikmanto.

Lebih lanjut Herry, Danamon Syariah sendiri telah menargetkan penambahan modal hingga akhir tahun 2014 ini, yaitu sebesar Rp 4 triliun. “Tahun kemarin, kami tutup pada angka Rp 2 triliun, maka pada tahun 2014 ini, target kami Rp 3,5 sampai Rp 4 triliun,” jelas Herry Hikmanto lagi.

Namun Herry lantas menambahkan, dengan melihat pada kondisi terkini dimana kondisi ekonomi yang masih belum juga membaik, maka akan menyulitkan pihaknya untuk bisa mencapai pertumbuhan yang agresif. Sehingga apabila Danamon Syariah bisa mencapai penambahan modal di angka Rp3 triliun, maka menurut Herry itu sudah cukup baik. Demikian Herry Hikmanto, Direktur Danamon Syariah.