Jangan remehkan peran desa. Sebab dimulai dari desa lah, kebangkitan ekonomi bangsa ini bisa mulai terangkat kembali.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi – Marwan Jafar, dengan paket kebijakan ketiga tersebut, ekonomi desa diharapkan dapat bergerak cepat dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.
“Dana desa kita genjot realisasinya saat ini memang salah satunya untuk memulihkan dan meningkatkan daya beli masyarakat. Mekanismenya, yaitu dana desa digunakan untuk infrastruktur yang padat karya. Dengan ini, maka akan menyerap banyak warga desa yang bekerja, mereka mendapat upah, bisa membeli kebutuhan pokok, ini akan mendorong konsumsi dan menggerakkan roda perekonomian,” demikian papar Marwan Djafar di Jakarta, baru-baru ini.
- Masjid Al-Ikhlas PIK Dibuka, Usung Islamic Classical Architecture Padukan Keindahan, Kesederhanaan dan Kekhusyukan
- CIMB Niaga Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar di 2026
- “D-8 Halal Expo Indonesia 2026”, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Ekonomi Halal
- BSI Catat Penjualan Emas Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga
Hal yang diungkap Marwan Djafar ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan R.I. – Bambang P.S. Brodjonegoro beberapa waktu lalu. Bambang Brodjonegoro sangat berharap, pembangunan desa dapat dilakukan oleh para warga desanya sendiri. Dan guna mengatur pembangunan desa tersebut tidak dilakukan oleh kontraktor. Nantinya akan ada Surat Keputusan Bersama 3 Menteri yang akan mengatur hal tersebut.

