Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa terjunkan tim ke seluruh titik banjir di Jakarta untuk membantu korban banjir.
Tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah titik. Laporan dari tim DMC Dompet Dhuafa, sejumlah wilayah di bantaran Kali Ciliwung dilanda banjir dengan ketinggian yang bervariasi pada Senin (5/1).
“Tim DMC dengan dibantu para relawan pemuda setempat mencoba untuk terus mengevakuasi sejumlah warga yang terkena dampak, fokus Tim DMC saat ini mengupayakan evakuasi sejumlah warga dan menghimbau warga agar menjauhi wilayah bantaran sungai,” kata Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan MARS dalam keterangan resminya yang diterima MySharing, Selasa (6/2) malam.
Imam mengatakan, sejak Senin (5/2) malam, warga Tanjung Sanyang mengungsi sementara waktu di masjid Al-Hidayah dan beberapa lokasi yang masih aman dari banjir. DMC Dompet Dhuafa terjunkan tim ke sejumlah titik untuk respon cepat banjir Jakarta. Tim DMC Dompet Dhuafa terus berada di lokasi banjir. Senin siang banjir setinggi 80 cm melanda wilayah Tanjung Sanyang (RT 08/RW 08), Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
- “D-8 Halal Expo Indonesia 2026”, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Ekonomi Halal
- BSI Catat Penjualan Emas Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga
- Musim Dingin di Palestina, BMM Kirim Relawan Untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
- CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Standar Baru Pengelolaan Kekayaan Nasabah HNWI
Diterangkan dia, ada beberapa tim di Cawang, Cipinang Melayu dan Rawa Buaya. Sehingga respon terhadap warga bisa lebih cepat siap siaga terhadap datangnya bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya. Sejak status siaga satu di Bendung Katulampa pada Senin (5/1), tim Respon DMC Dompet Dhuafa dengan sigap meluncur ke kawasan berpotensi banjir besar. Para relawan tersebar di sejumlah titik, mereka membantu proses evakuasi warga dengan cepat.
Dompet Dhuafa mengimbauan bagi masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai harap mempersiapkan diri untuk dievakuas. Juga menyimpan dokumen-dokumen penting agar tidak hanyut terbawa arus banjir, matikan aliran listrik, hentikan penggunaan gas, dan menjauhi daerah-daerah aliran sungai yang berarus deras.

