Bersama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas), tim relawan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut membantu pencarian korban AirAsia QZ-8501 di perairan Sulawesi.

Kelanjutan dari pencarian korban AirAsia QZ-8501 di kawasan Sulawesi tersebut memang tak sia-sia. Berbagai serpihan badan pesawat dan juga potongan tubuh yang diduga korban dari pesawat AirAsia tersebut berhasil dievakuasi tim relawan. “Seperti pada 3 Februari 2015 diketemukannya kaki sebelah kiri yang diduga merupakan potongan tubuh korban AirAsia di pantai Mattirasompe, Sulawesi Selatan,” kata Azis, dalam siaran pers yang diterima MySharing, Rabu (4/2).
Para relawan dari DMC yang terdiri dari tim Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Makassar dan sejumlah volunteer kini bergerak untuk pencarian korban di kawasan perairan Sulawesi. Meski telah sebulan berlalu peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ-8501, pencarian korban memang terus dilanjutkan hingga kini.[su_pullquote align=”right”]”Sejumlah volunteer kini bergerak untuk pencarian korban di kawasan perairan Sulawesi”[/su_pullquote]
- KNEKS dan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala bekerja sama Mengembangkan Hilirisasi Bahan Baku Halal berbasis Minyak Nilam
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Jumlah Transaksi Top Up Kartu Uang Elektronik Hingga 180,52%
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
Sebelumnya, Kepala Basarnas, Marsekal Madya Bambang Soelistyo, mengatakan titik pencarian juga akan diperluas. Dengan perluasan diketemukannya serpihan badan pesawat dan potongan tubuh yang diduga korban AirAsia, kini pencarian dilakukan hingga perairan Polewali Mandar. Dengan perluasan tersebut diharapkan akan tambah banyak diketemukannya korban maupun serpihan badan pesawat.

