(Ki-Ka): Sekretaris Perusahaan DD Etika Setiawanti, Ketua Panitia Ramadhan DD Boy Mareta, Presiden Direktur DD Ahmad Juwaini, Duta Ramadhan 1437 H Ustadz Bendri, GM Pemberdayaan Ekonomi Tendy Satrio.

Dompet Dhuafa Bidik Dana Rp 99 Miliar di Ramadhan

[sc name="adsensepostbottom"]

Target penerima manfaat pada Ramadhan 1437 H sebanyak 200 ribu penerima manfaat.

Dompet Dhuafa menargetkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat mencapai Rp 99 miliar di Ramadhan tahun ini. Guna menggelorakan semangat membentang kebaikan ke berbagai wilayah di Indonesia, Dompet Dhuafa pun mengusung tema kampanye Zakatnesia. Melalui kampanye tersebut, Dompet Dhuafa berupaya mensyiarkan dan mengedukasi masyarakat terkait kekuatan zakat bagi pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Sebagai lembaga zakat, kami terus berupaya mengajak publik untuk bersama-sama berkontribusi terhadap Indonesia dengan zakat, mengeluarkan kewajiban 2,5 persen dari penghasilan tiap bulan,” kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi, Ahmad Juwaini dalam konferensi pers Ramadhan 1437 H, Rabu (25/5).

Dompet Dhuafa pun telah menyiapkan berbagai program Ramadhan, yang meliputi berbagai bidang, yakni ekonomi, kesehatan, relief, pendidikan dan dakwah. Beberapa program tersebut adalah Parsel Lebaran, Sahabat Berbagi Harapan, Warung Hamdalah, Mudik Berkah dan Dari Diaspora untuk Indonesia.

Ahmad menjelaskan, Warung Hamdalah adalah sebuah program pemberdayaan yang mengusung konsep makan dan berbagi. Masyarakat dapat membeli makanan sekaligus berdonasi ke sejumlah warung atau rumah makan yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa. “Pembeli, pemilik warung dan penerima manfaat yang mendapatkan makanan atau buka puasa gratis sama-sama mendapat berkah,” jelasnya.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga memfasilitasi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri melalui program Dari Diaspora untuk Indonesia. Program ini membantu muslim Indonesia yang tinggal di luar negeri untuk menyalurkan kewajiban zakat fitrahnya kepada orang yang berhak menerima di Indonesia. Dana zakat yang disalurkan akan dikonversi dalam bentuk beras 2,5 kilogram, yang akan disalurkan kepada mustahik di Indonesia timur.

Ketua Panitia Ramadhan Dompet Dhuafa Boy Mareta menambahkan, Zakatnesia menjadi tema Ramadhan tahun ini agar zakat menjadi bagian dari gaya hidup. “Dalam mencapai Rp 99 miliar, layanan donasi menjadi penting karena diharapkan setiap Muslim tidak ada alasan untuk tidak berzakat karena keterbatasan akses konter, ATM dan sebagainya,” ujarnya.

Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa akan membuka 90 konter di beberapa mal di Jabodetabek, 13 kantor kas di Jabodetabek, delapan gerai, dan 10 orang jemput zakat. “270 relawan tersebar di Jabodetabek, yang 224 diantaranya adalah penerima layanan donasi zakat. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Hypermart, Matahari, dan Body Shop, yang donasinya akan dihimpun dari uang kembalian di sana,” jelas Boy.

[bctt tweet=”Dana zakat yang disalurkan akan dikonversi dalam bentuk beras 2,5 kg” username=”my_sharing”]

Secara total, lanjutnya, Dompet Dhuafa akan membuka 300 konter di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Sulawesi Selatan. Kemudahan berzakat juga dihadirkan melalui kanal perbankan, QR Code, dan e-Money. Selain itu, Dompet Dhuafa juga bekerja sama dengan sejumlah e-commerce seperti Elevenia, Hijabenka, Muslimarket, HijUp, Tokopedia dan aplikasi Uber.