Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Hypermart untuk program Infaq via Kasir, Senin (16/6). Program tersebut bertujuan memudahkan masyarakat untuk beramal sambil belanja. Pelanggan Hypermart dapat mendonasikan sisa kembalian belanja, pembulatan kembalian, atau bahkan infak melebihi kembalian dari belanja. Program Infaq via Kasir Dompet Dhuafa-Hypermart 2014 ini sendiri akan berlangsung hingga 14 Agustus 2014.

Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan dana infaq via kasir akan digulirkan untuk program pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan kesehatan. “Tahun lalu dana yang terkumpul sebesar Rp1.766.137.618. Dana tersebut dialokasikan untuk program pendidikan yang Dompet Dhuafa gulirkan,” kata Ahmad saat peluncuran program Infaq via Kasir 2014 di Cilandak Town Square, Senin (16/6).
Ahmad menjelaskan program pendidikan yang dimaksud adalah program Sekolah Guru Indonesia (SGI). SGI merupakan wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam program pemberdayaan dan peningkatan kualitas guru. Selain itu, dana infaq via kasir juga digulirkan untuk program SMART Ekselensia Indonesia (SMART), yaitu sekolah bebas biaya, unggulan, berasrama dan akselerasi pertama di Indonesia.
Selain pendidikan, daan infak juga dialokasikan untuk program pemberdayaan ekonomi dan kesehatan. Di program pemberdayaan ekonomi seperti Pasar Berseri di Magelang untuk korban Gunung Merapi. Sementara, di program kesehatan dialokasikan untuk perahu siap siaga dan ambulans untuk Layanan Kesehatan Cuma-cuma di Papua.
Program SMART telah dimulai sejak 2004 dan telah menjaring sebanyak 370 penerima manfaat yang berasal dari 26 provinsi di Indonesia. Sementara, program SGI telah digulirkan sejak 2009 dengan total 188 guru telah dikirimkan ke 121 wilayah di 31 kabupaten daerah tertinggal, terluar dan terdepan seluruh Indonesia.

