
Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan biasanya masyarakat berlomba-lomba melakukan ibadah, termasuk menyisihkan sebagian hartanya untuk disedekahkan pada bulan Ramadhan. “Tahun ini dengan mengusung tema Indonesia Move On – Saatnya Membuka Hati, kami berupaya terus mengakomodasi niat ikhlas donatur dalam menunaikan amalnya dan mendayagunakannya menjadi program-program yang bermanfaat bagi kaum dhuafa dengan amanah dan profesional,” kata Juwaini dalam Media Briefing Dompet Dhuafa, Kamis (26/6).
Di tahun ini Dompet Dhuafa mengambil tema besar Indonesia Move On sebagai bentuk kampanye sepanjang tahun. “Ini untuk menuju Indonesia yang harus semakin lebih baik, mengajak bangsa ini memperbaiki keadaan yang kurang dan menjadi program perubahan bangsa secara keseluruhan,” tukas Juwaini.
Sementara, khusus pada Ramadhan tahun ini, Dompet Dhuafa mengambil tema Saatnya Membuka Mata Hati. “Kami ingin menjadikan Ramadhan suatu bulan inspirasi, untuk melihat sesuatu yang baik dalam kehidupan kita. Jadi kalau misalnya selama bulan sebelumnya kurang peduli dan kurang bersyukur, ayo buka hati dengan zakat, infak, sedekah dan wakaf, jadi mengajak kepada kebaikan secara kseluruhan,” papar Juwaini.
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
Di bulan Ramadhan 1435 H Dompet Dhuafa membidik dana sebesar Rp 80 miliar. Dalam dua tahun terakhir, penghimpunan dana Dompet Dhuafa selama Ramadhan menunjukkan peningkatan. Tahun 2012 lembaga zakat ini menghimpun Rp 57,2 miliar dan tahun lalu sebesar Rp 64,3 miliar.
Juwaini menuturkan tren peningkatan ini menunjukkan indikasi bahwa masyarakat semakin percaya pada Dompet Dhuafa melalui program-program pemanfaatan dana dan layanan yang diberikan. Selain itu, hal tersebut tak terlepas pula dari adanya peningkatan pendapatan masyarakat. “Dengan meningkatnya upah minimum juga meningkatkan zakat, sehingga ketika pengupahan tinggi maka yang disetorkan ke lembaga zakat juga naik,” cetus Juwaini. Di tahun ini Dompet Dhuafa menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 250 miliar.

