Eki Pitung. Foto: journalnusantara.com

Eki: Kebijakan Ahok, Justeru Politik Balas Budi

[sc name="adsensepostbottom"]

Demi balas budi pada pengusaha, Ahok pun mementalkan penentang kebijakan dan mengusur rakyat kecil.

Kesan sebagai pemimpin antikorupsi, tidak lagi pantas disematkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Demikian ditegaskan, Muhammad Rifky, tokoh pemuda Betawi dalam diskusi bertajuk ”Jakarta Tanpa Ahok”,  yang digelar Rumah Amanah Rakyat (RAR) di Jakarta, Jumat pekan lalu.

”Kebijakan Ahok selama ini justru terkesan melakukan politik balas budi karena dia merasa sudah didanai pengusaha melaju ke DKI 1. Seperti halnya dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta, Ahok bersekeras mendukung pengembang. Siapa menentang, terpentalkan,”  ujar Eki Pitung demikian sapaan Muhammad Rifky.

Dalam kasus reklamasi, Eki menjelaskan, di mana Ahok memberikan izin kepada pengusaha-pengusaha kelas atas, sementara di sisi lain menggusur masyarakat kecil dari tempat tinggal yang selama ini mereka bermukim.

Bahkan, lanjut dia, lembaga negara seperti DPRD juga dimusuhi Ahok, begitu pula Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai simbol dan lambang negara juga dikebiri.  ”Ini sudah kacau negara,  gara-gara satu orang ini.  Ahok itu diback up China Indonesia dan China Asing (Republik China) yang punya kepentingan besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR),” tukasnya.

Eki kembali mengingatkan bahwa Jakarta ini dibangun atas ahlakul karimah, perebutan pasukan Cirebon Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527.  Tanggal itu pulalah cikal bakal hari jadinya  Jakarta yang kerap dirayakan setiap tahun dengan meriah.

”Ahok hari ini mau menghancurkan peradaban, sejarah Jakarta dibolak balik. Ahok bilang sembilan wali itu semua keturuan China. Subahanaallah Masha Allah. Ahok juga tidak sadar kalau Jakarta ini dibangun atas kekuatan doa-doa para ulama,”  tegasnya.

Eki pun menghimbau masyarakat Betawi bersatu melawan Ahok menumbangkannya dalam  Pemilihan Gubernur DKI 2017 mendatang. ”Jakarta ini sudah diacak-acak Ahok, kami sepakat melawan. Jangan main-main sama orang Betawi. Kami tidak akan bisa dipengaruhi oleh pendukung Ahok,” pungkasnya.

[bctt tweet=”Eki Pitung: Ahok mau menghancurkan peradaban!” username=”my_sharing”]