Kondisi makro perekonomian global hingga penghujung 2015 diperkirakan masih melambat. IMF pun merevisi outlook pertumbuhan ekonomi global tahun 2015.

“Kondisi global sampai akhir tahun belum ada perbaikan. Yang sekarang terjadi adalah ketidakpastian global,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro kemarin (15/9/2015) di Jakarta.
Menurut Bambang, meskipun perekonomian Eropa diperkirakan mulai stabil, namun ekonomi AS yang diharapkan bisa membaik sehingga bisa membantu perekonomian global, ternyata juga masih melambat.
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
Meskipun begitu, Bambang meyakini, pada tahun 2016 mendatang, perekonomian global akan lebih baik dibanding kondisi tahun 2015 ini. Menurut Bambang, perekonomian global diperkirakan tumbuh pada kisaran 3,8 %, atau lebih tinggi dibanding tahun 2014 maupun 2015.

