Kondisi makro perekonomian global hingga penghujung 2015 diperkirakan masih melambat. IMF pun merevisi outlook pertumbuhan ekonomi global tahun 2015.

“Kondisi global sampai akhir tahun belum ada perbaikan. Yang sekarang terjadi adalah ketidakpastian global,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro kemarin (15/9/2015) di Jakarta.
Menurut Bambang, meskipun perekonomian Eropa diperkirakan mulai stabil, namun ekonomi AS yang diharapkan bisa membaik sehingga bisa membantu perekonomian global, ternyata juga masih melambat.
- BCA Syariah Gelar Journalist Writing Competition 2026, Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah
- CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Ajak Generasi Muda “Berani Tersesat, Temukan Mimpimu”
- Transaksi Nirsentuh dan Debit Online Kartu Shar-E Debit Bank Muamalat Terus Meningkat
- Bank Mega Syariah Perkuat Segmen Lifestyle via METRO Modest Fashion Week
Meskipun begitu, Bambang meyakini, pada tahun 2016 mendatang, perekonomian global akan lebih baik dibanding kondisi tahun 2015 ini. Menurut Bambang, perekonomian global diperkirakan tumbuh pada kisaran 3,8 %, atau lebih tinggi dibanding tahun 2014 maupun 2015.

