Eksistensi Warnatasku Tersaji di Panggung IFW 2016

[sc name="adsensepostbottom"]

Tren mode Warnatasku menghadirkan desain minimalis dipadukan dengan kain tenun dan batik.

Ervina Ahmad mengenakan busana Muslim warna merah (kedua dari kanan) dalam konferensi pers di JCC, Kamis (10/3). foto:MySharing.
Ervina Ahmad mengenakan busana Muslim warna merah (kedua dari kanan) dalam konferensi pers di JCC, Kamis (10/3). foto:MySharing.

Salah satu brand tas lokal, “Warnatasku” yang diprakarsai dua bersaudara yakni Ervina Ahmad dan Yustina Mukri yang menggelar fashion show bertema “Eksistensi Warisan Leluhur “ di panggung IFW, pada Kamis sore (10/3).

Untuk memamerkan karyanya Ervina dan Yustina menggandeng beberapa desainer, di antaranya, Errin Ugara, Jenahara, Melia Wijaya, Kursein Karzai, Rasyid Salim, dan Susan Zhuang.

Ervina menuturkan, Warnatasku menghadirkan beberapa model tas yang didesain minimalis modern, dipadukan dengan kain tenun dan batik tulis, dengan warna pink, cokelat, dan hijau. Adapun tas dengan warna-warna pastel dan cream.

Material yang digunakan dari kulit asli, seperti kulit sapi, domba, ular, dan buaya, yang kesemuanya berasal dari Indonesia.

Warnatasku dengan desain unik ini menciptakan tren yang menyasar kalangan muda hingga usia 35 tahun. Hal tersebut dilakukan Ervina guna mengedukasi kaum muda agar lebih mencintai produk dalam negeri. “Orang Indonesia terbiasa melihat aksesoris dari merek luar negeri, padahal tas buatan dalam negeri juga tidak kalah cantik,” kata Ervina dalam konferensi pers di JCC, Kamis sore (10/3).

Agar konsumen lebih tertarik, label Warnatasku yang didirikan tahun 2012 ini memberikan layanan lifetime garanty.