Farid Poniman : Insya Allah Kita Miliki Gubernur Muslim

[sc name="adsensepostbottom"]

Umat Muslim Jakarta tidak boleh golput, dan kawal terus Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Pekik Allahu Akbar menggema di ruangan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Selasa sore (28/3). Takbir itu dilantunkan ribuan  mujahidin dan mujahidah yang bergabung dalam Gema Jakarta, menyatukan hati kawal Pemilihan Gubernur ( Pilgub) DKI Jakarta putaran 2 pada 19 April 2017 mendatang.

Pengurus Gema Jakarta Farid Poniman mengawali dibukanya Konsolidasi Relawan Gema Jakarta. Dalam sambutannya, Farid mengatakan, Gema Jakarta adalah lembaga adhoc yang didirikan oleh para ulama dengan misi khusus bagaimana menegakkan surah al Maidah ayat 51 pada 19 April 2017 mendatang.

“Kami memang bukan bagian dari timses Anies dan Sandi, tetapi punya visi yang sama meskipun dengan cara yang berbeda tapi tujuannya sama yaitu 19 April kita memiliki gubernur Muslim. Takbir,” tegas Farid disambut  pekik Allahu Akbar para relewan.

Dengan tag line ” Saatnya Umat Memilih”, Farid berharap kesediaan dan keiklasan para relawan untuk mengawal keamanan Pilkada DKI Jakarta terhindar dari kecurangan. Yang mana kata Farid, tugasnya nanti para relawan adalah datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai dari pagi sampai selesai perhitungan, bahkanh kalau perlu mengawal kotak suara itu sampai ke kecamatan untuk mengawal kemenangan gubernur Muslim.

“Gema Jakarta-nya tidak penting. Terpenting sekarang nggak boleh  ada golput, semua pemilih Muslim yang punya hak suara mesti datang ke TPS, karena ini adalah saatnya umat memilih. Insya Allah kita menang. Gimana caranya? Kita harus kawal Pilkada Jakarta ini,” tegas Farid disambut pekik Allahu Akbar relawan.

Gema Jakarta sebagai pihak independen, jelas Farid, menyerukan agar para relewan memantau TPS-TPS, hasil suara bisa langsung dilaporkan secara online melalui aflikasi yang sudah relawan miliki saat mendaftar jadi relewan.

Jika semua relewan yang berjumlah 13 ribu lebih di 13 TPS serentak melaporkan hasil Pilkada melalui aflikasi tersebut, maka kata Farid, read count akan keluar sebelum pukul 18.00 WIB, pada 19 April 2017 itu.

“Insya Allah pukul 18.00 WIB, kita sudah sujud syukur merayakan kemenangan. Kalau pun ada kerusuhan karena kita menang itu pasti dari sebelah,” ujar Farid disambut takbir Allahu Akabr.