Ketua Yayasan Damandiri Prof Haryono Suyono, Bupati Pacitan Indartato dan pajabat lainnya saat meresmikan Posdaya di Pacitan. foto :Yayasan Damandiri

Festival Posdaya Meriahkan Ultah Pacitan Ke 270

[sc name="adsensepostbottom"]

Sekitar 2500 anggota Posdaya akan memeriahkan ulang tahun Pacitan ke 270 dengan berbagai kegiatan menarik. Aneka kegiatan itu dirangkai dalam  “Festival Posdaya”.

Ketua Yayasan Damandiri Prof Haryono Suyono, Bupati Pacitan Indartato dan pajabat lainnya saat meresmikan Posdaya di Pacitan. foto :Yayasan Damandiri
Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono dan Bupati Pacitan Indartato saat meresmikan Posdaya di Pacitan. foto :Yayasan Damandiri

Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, akan merayakan hari ulang tahun ke 270, pada 19 Februari 2015 mendatang. Salah satu agenda yang cukup menarik dalam rangkaian hari jadi Pacitan, adalah festival Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), yang akan digelar di Gedung Siti Padmirah Center, Pucangsewo Pacitan, Sabtu (13/2).

Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono, dalam akunnya mengingatkan semua warga Pacitan khususnya anggota Posdaya untuk turut memeriahkan HUT Pacitan ke 270. “Jangan lupa hari Jumat, jam enam pagi di alun-alun Senam Keluarga Indonesia Posdaya Indonesia berbasis Senam Tera akan dihadiri oleh 2500 peserta untuk menggondol Rekor Muri 2015 demi Ulang Tahun Pacitan yang ke 270,” kata Haryono, dalam akun jejaring media sosialnya.

Haryono menuturkan, seperti diketahui perkembangan Posdaya di Pacitan dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini mengalami perkembangan pesat. Sebanyak 230 Posdaya sukses dikembangkan di Pacitan di Pacitan. Bahkan, Posdaya di Pacitan yaitu Posdaya Mawar dan Posdaya Wonoanti sukses meraih prestasi di tingkat nasional

Sementara pendamping Posdaya Pacitan, Dian Budi Anggraeni menuturkan, selain senam Posdaya Indonesia yang berbasis senam tera, ada beberapa agenda lainnya, antara lain bazar produk UKM anggota Posdaya.

Menurutnya, senam Posdaya Indonesia merupakan senam untuk keluarga Indonesia berbasis senam tera yang akan digelar di alun-alun Pacitan. Kegiatan ini dilakukan bersama sebagai simbol budaya hidup rukun, sehat dan sejahtera.

Dalam festival Posdaya itu dianjurkan agar anggota Posdaya yang bisa berjualan makanan kecil dan minuman menggelar dagangan. Hal ini sebagai upaya pemasaran produk UKM anggota Posdaya yang laku jual. “ Bagi para pengikut senam tidak disediakan konsumsi, tetapi dianjurkan membeli produk keluarga desa anggota Posdaya. Itu gagasan Prof Haryono Suyono yang kemudian dikembangkan juga dibeberapa kabupaten dan kota di Indonesia,” kata Dian.

Ia menjelaskan, selain senam Posdaya Indonesia, juga ada Talks Show Posdaya, dialog pengembangan Posdaya di tahun 2015 bersama Bupati Pacitan Indartato dan Ketua Yayasan Damandiri atau Pembina Posdaya Prof Dr Haryono Suyono.

Sedangkan agenda lainya, dilanjutkan dengan Pelatihan Pemetaan Keluarga dan Intervensi menolong keluarga prasejahtera kepada camat, kepala desa dari 200 Posdaya se kabupaten Pacitan. “Pelatihan-pelatihan itu terdiri dari pelatihan ternak kroto, kreasi daur ulang, kreasi hijab, pembuatan tape gantung aneka rasa dan okulasi tanaman jeruk,” ujar Dian.

Menurutnya, rangkaian acara festival Posdaya untuk menyemarakkan HUT Pacitan ke 270 ini adalah hasil kerjasama Yayasan Damandiri dengan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Persatuan Wreda Tama Republik Indonesia (PWRI), relawan Posdaya dan LPPM STKIP PGRI Pacitan.