Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) menjadi momentum terwujudnya kemerdekaan Palestina melalui dukungan persatuan negara-negara Asia-Afrika.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, saat khutbah Jumat bersamaan dengan Peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Masjid Raya Bandung, Jumat (24/4).
Dalam rangkaian Shalat Jumat yang diikuti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Jusuf Kalla, Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak, dan sejumlah delegasi peserta KTT Asia Afrika. Aher demikian sapaan Ahmad Heryawan, menyampaikan khotbahnya dalam tiga bahasa yaitu Inggris, Indonesia dan Arab.
Sebagai khatib dalam shalat Jumat spesial KAA, Aher menyampaikan semangat kebersamaan antar manusia dalam ikatan persatuan bangsa-bangsa se-Asia-Afrika. “Solidaritas 60 tahun lalu telah terbukti menjadi bangsa yang merdeka. Maka ke depan harus digaungkan dan digelorakan untuk menjadi bangsa yang kuat iman dan bertaqwa pada Allah SWT,” tegas Aher.
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
- Bank Mega Syariah Ekspansi Pembiayaan Emas, Dorong Akses Investasi Emas via Flexi Gold
Aspek penting lebih nyata dibahas pada KTT peringatan 60 tahun KAA adalah komitmen Asia-Afrika untuk membantu Palestina dalam mempersiapkan diri saat sudah merdeka. Aher menuturkan, agar dengan peringatan ke 60 KAA ini diharapkan negara-negara peserta KAA bisa semakin kompak satu sama lainnya. Baca: MUI: Indonesia Harus Manfaatkan KAA untuk Selesaikan Konflik Yaman
Ia mengungkapkan, bangsa-bangsa di Asia-Afrika banyak yang menganut agama Islam. Dalam waktu bersamaan selain diikat dengan kemanusiaan, juga diikat dengan persamaan agama. “Karena hari ini masih ada satu negara yang belum merdeka, yaitu Palestina. Kita juga mendorong agar persaudaraan dan persahabatan negara KAA ini juga terus mengawal dan memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina,” tegas Aher. Usai khutbah, para jamaah menunaikan shalat Jumat berjamaah yang diimani qori international KH. Mu’min Ainul Mubarak.

