Harga Premium dan Solar Turun Lebih Besar

[sc name="adsensepostbottom"]

Pemerintah memutuskan menunda pemberlakukan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE). Keputusan tersebut menjadikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada hari ini Selasa (5/1) turun lebih besar.

BBMMMenteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, mengatakan, terhitung tengah malam tadi, harga BBM jenis sola turun menjadi Rp 6.950 per liter dari semula direncanakan Rp 7.150 per liter. Sementara harga solar ditetapkan Rp 5.650 per liter dari rencana Rp 5.950 per liter.

“Kedua harga baru BBM ini berlaku untuk daerah di luar Jawa Madura dan Bali (Jamali),” kata Sudirman, sebagaimana dikutip dari laman Setkab, Selasa (5/1). Baca: Besok, Harga BBM dan Elpiji Turun.

Menurut Menteri ESDM, sebelumnya pemerintah menetapkan harga BBM yang baru dikenakan pungutan DKE sebesar Rp 200 per liter untuk premium dan Rp 300 per liter untuk solar. Namun demikian, lanjut Sudirman, meskipun menunda pemberlakukan pungutan dana ini, pemerintah akan menyiapkan segala sesuatu, termasuk aturan-aturannya untuk kebijakan pungutan tersebut.

“Jadi dengan begitu dalam sidang-sidang berikutnya, dimana kita berkesempatan untuk melakukan usulan APBNP (APBN Perubahan), maka ini akan dibahas,” ujar Sudirman.

Pemerintah, lanjut Sudirman, menyampaikan pelaksanaan penarikan DKE akan menunggu bersamaan dengan proses penyusunan APBNP. Dengan begitu menghindari berbagai kontroversi yang sudah muncul. Konsekuensi dengan keputusan itu, tegas dia, maka harga BBM akan dikenakan harga baru yang tidak lagi ditambahi dengan penghimpunan dana penegmbangan energi tadi.

Tabel Penurunan Harga Jual BBM Umum,  JBT, dan JBKP berlaku mulai  tanggal 5 Januari 2016 .

                  Produk HargaLama        Harga     Baru     % Naik/Turun  Rp/L
Solar JBT 6.700 5.600  -16%      (1.050)
Kerosene JBT 2.500 2.500      –           –
Premium(JBKP/Non Jamali) 7.300 6.950   -5%        (350)
Premium Jamali 7.400 7.050   -5%        (350)
Pertalite 8.250 7.900   -4%        (350)
Pertamax (DKI/Jabar) 8.650 8.500   -2%        (150)
Pertamax (Jateng/DIY) 8.750 8.600   -2%        (150)
Pertamax (Jatim) 8.750 8.600   -2%        (150)
Pertamax Plus (DKI) 9.650 9.400   -3%        (250)
Pertamax Del (DKI) 9.850 9.600   -3%        (250)
Solar NPSO 8.300 8.050   -3%        (250)