IFW 2017 menampilkan lebih dari 450 industri kecil dan menengah di Indonesia.
Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 telah resmi dibuka, Rabu (1/2). Ajang yang mengangkat tema Celebrations of Culture ini mengedepankan kolaborasi antara desainer dengan hasil karya budaya Indonesia. IFW 2017 pun akan berlangsung hingga Minggu, 5 Februari 2017 di Jakarta Convention Center.
Presiden IFW Poppy Dharsono mengatakan, industri fesyen merupakan salah satu penyumbang ekonomi terbesar dari ekonomi kreatif. Peningkatan kualitas sektor ekonomi kreatif pun akan menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi. Pasalnya industri fesyen bersinergi dengan beragam sektor, mulai dari pemerintah hingga usaha kecil mikro dan menengah.
“Di IFW 2017 ini kami menghadirkan lebih dari 450 industri kecil dan pengrajin di seluruh Indonesia, karya 200 desainer yang ditampilkan oleh lebih dari 200 model. Kami harap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan dikembangkan tidak hanya di Jakarta, tapi di wilayah lain di Indonesia. Perjalanan masih panjang agar potensi daerah bisa digaungkan baik lokal maupun internasional,” paparnya dalam Opening Ceremony IFW 2017, Rabu (1/2).
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bank Mandiri Hery Gunardi menuturkan, industri kreatif Indonesia punya keunikan yang nilai seninya tinggi. Namun, pihaknya menyadari industri ini belum tumbuh maksimal, sehingga perlu partisipasi aktif seluruh pihak agar terus tumbuh dan berkembang.
“Kami yakin industri fesyen punya potensi besar untuk berkembang karena Indonesia punya daya saing kuat dengan skill dan teknik produksi yang inovatif. Berangkat dari hal ini kami mendukung acara ini sebagai upaya mengembangkan industri kreatif nasional. Event ini bisa memacu industri kreatif berbasis fesyen karena IFW menjadi ajang pertemuan desainer lokal,” katanya.

