Perjalanan wisata Muslim ditargetkan capai 275 juta.
Kepala Bidang Perancang dan Kerja Sama Kementerian Pariwisat Widodo menuturkan, bahwa profil pasar Muslim terbagi dalam 5 kategori, yaitu Muslim era baru (moderat), konservatif, liberal, Muslim aktif dan Muslim yang hanya menjalankan ibadah. “Kategori-kategori itu akan dipaparkan dalam sosialisasi wisata halal oleh para pakarnya,” kata Widodo dalam sambutannya pada sosialisasi bertajuk “Strategi Percepatan Pemasaran Wisata Halal Indonesia,” di hotel Millenium, Jakarta, Rabu (11/5).
[bctt tweet=”Pergerakan wisatawan Muslim Nusantara pada 2016 bisa mencapai 260 juta orang ” username=”my_sharing”]
Tujuan kegiatan ini menurut Widodo, adalah mensosialisasikan rekomendasi dari Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata.Yang arahnya nanti bisa digunakan sebagai kerja sama dengan para pelaku industri pariwisata.
- Perkuat Ekosistem Haji, Bank Muamalat Gandeng Harakah Majelis Taklim Edukasi Perencanaan Keuangan Syariah
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
“Sehingga pergerakan wisatawan Muslim Nusantara pada 2016 bisa mencapai 260 juta. Tahun 2019 ditargetkan capai 275 juta perjalanan wisata,” tegas Widodo.
Widodo berharap dengan tersosialisasikannya percepatan wisata halal nusantara ini bisa diimplementasikan oleh para pelaku industri pariwisata. Sehingga wisatawan Muslim Nusantara sejumlah 275 juta bisa tercapai.

