Inilah Enam Juara Olimpiade Halal

[sc name="adsensepostbottom"]

 Dari 100 finalis Olimpiade Halal 2015 yang terpilih, enam orang berhak mendapatkan hadiah tabungan pendidikan dengan total sebesar Rp 25 juta.

olimpiade enam halalDirektur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim, mengatakan, sebanyak 3.973 siswa tingkat SMA/Sederajat dari seluruh Indonesia telah menempuh babak penyisihan ujian Olimpiade Halal 2015.

“Dari 100 peserta yang terpilih, enam orang berhak mendapatkan hadiah tabungan pendidikan dengan total sebesar Rp 25 juta,” kata Lukman kepada MySharing, dalam rilisnya yang terima Senin (27/7).  Baca: LPPOM MUI Gelar Oliampiade Halal 2015

Lukman menuturkan,  babak penyisihan dilakukan secara online, sehingga peserta dapat melakukan ujian di mana saja. Ujian ini dilaksanakan secara serentak dan berpusat di kampus dan kantor walikota yang sengaja disiapkan untuk memfasilitasi mereka yang tidak memiliki akses internet agar dapat menempuh ujian. ”Kami mengucapkan selamat kepada finalis dan berharap dengan adanya Olimpiade Halal ini, generasi muda menjadi konsumen yang loyal terhadap produk halal,” kata Lukman.

Berbagai soal diberikan untuk mengetes pemahaman mereka, antara lain mengenai kehalalan dan kethayyiban, studi Islam dan pengetahuan umum. Babak penyisihan pertama kali dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta, kemudian di Kalimantan Barat. Pelaksanaan Olimpiade Halal serentak diadakan oleh LPPOM MUI kota Pontianak Kalimantan Barat, yakni sebanyak 355 siswa/siswi dari SMU, dan juga kabupaten Kubu Raya.

Olimpiade Halal serentak itu dibuka oleh Walikota Pontianak H Sutarmidji, SH, M Hum, yang mendukung penuh penyelenggaraan acara ini. Dan sepuluh siswa dengan peringat terbaik di wilayah Pontianak akan mendapatkan penghargaan khusus dari Walikota Pontianak.

Oliampiade Halal di Jawa Tengah dipusatkan di Kota Semarang dan beberapa kota seperti Demak, Kudus dan daerah sekitarnya dengan didukung oleh komunitas halal Jawa Tengah.

Sedangkan Olimpiade Halal di provinsi Riau dilaksanakan di laboratorium Managemen Informatika Universitas Riau yang diikuti 59 peserta. Acara ini dibuka oleh Direktur LPPOM MUI Provinasi Riau, Dr. Hj. Sofia Anita, Msc.

Menurut Sofia, halal penting bagi umat Muslim begitu juga bagi genarasi muda. ”Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat para peserta Olimpiade Halal,” kata Sofia. Baca: Fatin Siap Dukung Sosialisasi Halal MUI

Babak penyisihan Olimpiade Halal ditutup dengan pelaksanaan di Provinsi Jawa Timur. Acara yang diikuti 357 siswa ini dibuka oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Selain di Surabaya, Olimpiade Halal juga Malang, oleh Komunitas Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) yang turut serta mengadakan acara ini bagi siswa SMU yang berada di Malang dan sekitarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari LPPOM MUI, inilah keputusan dewan juri yang diketuai oleh Prof. Dr. Purwatiningsih, yang menjadi juara Olimpiade Halal 2015 adalah:

1. Juara Pertama, Muhammad ‘Auf Al Hariri dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Jambi , Provinsi Jambi berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 7.500.000.

2. Juara Kedua, Nada Anisya dari MA USB Batam, Provinsi Kepulauan Riau berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 6.000.000.

3. Juara Ketiga, Karin Indah Kurniati dari MAN Insan Cendekia Jambi , Provinsi Jambi berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 5.000.000

4. Juara Harapan I, Shafiyyah Az Zahra dari MAN Negara Bali, Provinsi Bali berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 3.000.000.

5. Juara Harapan II, Bagoes Suryo Nugroho dari SMAN 21 Jakarta, Provinsi DKI Jakarta berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 2.000.000.

6. Juara Harapan III, Siti Fatima dari MAN Negara Bali Provinsi Bali berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan tabungan pendidikan sebesar Rp. 1.500.000.

Keputusan dewan juri ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat!