International Islamic Expo (IIE) 2015: The 11 th Umra-Hajj & Islamic Tourism, resmi dibuka oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (13/11).

Dalam sambutannya, Saleh menyatakan pameran umrah dan haji skala international ini cukup penting terutama dalam rangka melaksanakan tugas-tugas pengusaha yang bekenaan dengan haji dan umrah.
“Saya sangat mengapresiasikan atas terselenggaranya acara ini. Karena pentingnya mengetahui dan memastikan terlebih dahulu travel atau biro perjalanan yang resmi dan bertanggungjawab,” kata Saleh.
Saleh menegaskan, tahun depan, DPR bersama pemerintah akan mengeluarkan satu regulasi baru atau menyempuraan terhadap Undang-Undang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia. “Kami juga berharap kepada pengusaha umrah dan haji, harus memberikan kontribusi dan partisipasi aktif memberikan masukan kepada DPR,” ujarnya.
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Saleh berharap, UU yang akan dikeluarkan oleh DPR dan pemerintah itu bisa benar-benar melindungi para jamaah haji dan umrah serta juga bagi mereka yang mengembangkan dunia usaha dalam bidang
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Amphuri, Cheppy Wahyu Hidayat, menuturkan, sebelum berangkat ke Tanah Suci untuk umrah dan haji, masyarakat harus memastikan terlebih dahulu travel atau biro perjalanan yang digunakan memiliki izin dari Kementerian Agama (Kemenag).
Masyarakat, lanjut dia, harus memastikan jadwal keberangkatan dan penerbangan. Dan pastikan juga maskapai atau pesawatnya, serta program layanannya dan komodosi seperti penginapan serta pastikan jamaah mendapat visa umrah. “Di pameran ini, masyarakat akan lebih mengenal dan tahu lebih pasti travel atau biro perjalanan yang berstandar memberikan pelayanan yang baik. Masyarakat bisa memilih dengan bijaksana,” pungkasnya.

