Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPMI) akan pengembangan usaha perempuan muslimah yang dapat mendorong perputaran ekonomi Indonesia.

Ia menuturkan, IPMI lahir dalam rangka mendukung pembangunan perekonomian nasional melalui pemberdayaan ekonomi muslimah Indonesia. Dan selayaknya organisasi baru, IPMI juga menginspirasikan kepada Presiden Joko Widodo, akan bekerja keras mewujudkan sebuah organisasi yang membawa perempuan muslimah dalam pemberdayaan ekonomi, menuju kemandirian dan berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karim. “IPMI menjadi wadah bagi perempuan muslimah untuk memperluas jaringan usahanya,” tegas Nurwaidah. Baca: Warung Muslimah, Membangun Sejuta Pengusaha Perempuan
Menurutnya, upaya pengembangan usaha bukanlah semata hanya dibutuhkan modal, namun terpenting adalah membangun jaringan memperluas pasar dan kegiatan promosi yang terjangkau serta tepat sasaran. Ini merupakan komitmen IPMI dalam membina dan mengembangkan usaha perempuan muslimah Indonesia.
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
- Bank Muamalat Indonesia Menutup Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-81 dengan Meriah
- CIMB Niaga Hadirkan Beragam Apresiasi untuk Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026
- Bank Muamalat Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Tempatkan Nasabah sebagai Pusat Inovasi
IPMI akan merealisasikan pengembangan usaha-usaha perempuan muslimah yang dapat mendorong perputaran ekonomi Indonesia. Untuk mewujudkannya dibutuhkan sinergi dari semua pengurus IPMI baik di tingkat regional maupun nasional. Program-program inovatif pengembangan usahapun harus digagas dengan apik, sehingga produk-produknya bisa berdaya saing. Semangat juang perempuan muslimah pun menjadi salah satu kunci dalam mengembangkan usahanya. “Membangun ekonomi kerakyatan itu dibutuhkan semangat perempuan muslimah yang mandiri, tangguh, kreatif dan berakhlakul karim,” ujarnya.Baca:Ingrid:Pengusaha Muslimah Harus Kreatif dan Mandiri

