Islam Eropa Ingin Islam yang Damai seperti Indonesia

[sc name="adsensepostbottom"]

Terkait adanya kontaminasi Islam radikalisme, Islam Eropa mencari Islam yang damai seperti di Indonesia.

Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin menyebutkan bahwa Islam yang berkembang di Eropa mencari Islam yang damai seperti di Indonesia. Ukhuwah Islamiyah tentu juga harus lebih ditingkatkan dengan pendidikan dan pembinaan karakter umat Islam dalam setiap ormas Islam.

”Untuk menjunjung ukhuwah Islamiyah, maka harus bekerjasama merevitalisasi dan menyatukan umat dari seluruh potensi yang ada,” kata Ma’ruf dalam sambutannya pada seminar nasional bertajuk ”Penyusunan Ukhuwah Islamiyah,” di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (25/4).

Ma’ruf menegaskan, bahwa tidak cukup dengan ayat, tapi para tokoh ulama harus memperdalam aspek pemikiran. Umat Islam harus memiliki pandangan yang sama, harus ada toleransi terhadap perbedaan dan tidak boleh fanatik sepanjang wilayah perbedaan. ”Perbedaan itu tidak boleh diingkari apalagi diluar wilayah perbedaan hingga dapat dinamakan penyimpangan,” ujarnya.

Yang kerap menjadi persoalan, lanjut Ma’ruf, adalah tensi harokah yang menjadi kekuatan terintegritasi. Ini mengingat dalam diri kita memiliki kekuatan bersama dan tidak sendiri-sendiri hingga menjadi kekuatan. Bagaimana mengadu domba antara kelompok satu dengan yang lain. Bagaimana toleransi dalam penyimpangan, bagaimana menjadi pemimpin, bagaimana menghadapi orang, bahkan jangan sampai imam menjadi kelembagaan.

”Jangan sampai terjebak dalam kepentingan sesaat, dan jangan menyerang perbedaan. Maka itu, umat Islam harus menyatukan perbedaan yang dihadapi bersama dan melakukan langkah-langkah bersama kepada ormas Islam,” tegas Ma’ruf.

[bctt tweet=”Jangan terjebak dalam kepentingan sesaat dan menyerang perbedaan” username=”my_sharing”]

MUI, tegas Ma’ruf, menghimbau  60 ormas Islam harus melakukan koordinasi dan mengkoordinir langkah-langkah strategis. Semuanya diserahkan ke komisi ukhuwah MUI. Namun terkait adanya kontaminasi Islam radikalisme. ”Islam dunia menginginkan Islam yang damai seperti di Indonesia,” pungkasnya.