Islam adalah agama yang universal. Namun, di setiap wilayah umat Islam memiliki ekspresi yang berbeda-beda.

Ia menuturkan masyarakat Indonesia pada dasarnya sudah memiliki karakter yang baik. Agama Islam datang untuk semakin memperbaiki dan memoles karakter baik yang telah ada. Namun, Shamsi tak memungkiri masih adanya stigma yang menganggap Islam adalah sumber kekerasan dan perang. “Ini yang menjadi tantangan umat Islam, yaitu mengubah stigma Islam sebagai sumber kekerasan menjadi sumber perdamaian, wajah perdamaian,” tukas Shamsi. Baca: Muslim Prancis Serukan Kampanye #JeSuisNous
Ia pun mengisahkan pengalamannya ketika di New York dan menyelenggarakan forum Islam setiap Sabtu. “Saat itu ada seseorang yang datang ke forum dan menghina-hina Nabi Muhammad SAW, rasanya saya ingin marah. Tapi, saya teringat Nabi Muhammad SAW ketika ada orang yang menghinanya, apakah beliau akan marah dan menempeleng orang itu? Saya tidak pernah membaca Rasulullah SAW mengomeli atau berbuat kasar kepada siapapun. Maka, saya datangi orang Amerika itu dan mengajaknya bersalaman. Dia bingung karena tahunya umat Islam akan mengajak berkelahi, tapi kok saya malah ngajak salaman. Enam bulan kemudian dia masuk Islam,” jelas Shamsi.
- BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji Nasional, Perluas Layanan Digital dan Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah
- Kelola Keuangan dan Investasi Kini dalam Satu Pengalaman yang Lebih Terhubung dengan CIMB Niaga dan Ajaib
- Halal Indo 2026 Hadirkan Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Indonesia
- CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Menurutnya, Islam nusantara tidaklah sekaku yang orang lain bayangkan. Saat ini banyak berkembang dakwah melalui musik agar bisa menarik kaum muda. Menurut Shamsi, dakwah Islam harus inovatif dengan tidak hanya berupa ceramah saja. Dakwah juga dapat dilakukan melalui bidang seni termasuk musik. “Dakwah yang diperlukan modern ini harus inovatif, jangan kaku. Jadi jangankan orang Amerika saja, tapi kalau kaku penyampaiannya anak muslim pun bisa jauh dari Islam,” tukas Shamsi. Baca: The Beauty of Nusoundtara, Sisi Spiritual Musik Diddi Agephe

