Islamic Development Bank (IDB) pada hari Jumat ini (27/6/14), mengumumkan peluncuran IDB Infrastructure Fund II (IDB Fund II) Senilai 2 Miliar USD. Pengumuman tersebut diumumkan langsung oleh Presiden IDB Group – Yang Mulia Dr. Ahmad Mohamed Ali pada peringatan hari jadi IDB ke-40 di Jeddah, Arab Saudi.
IDB Fund II sendiri adalah dana infrastruktur ekuitas swasta terbesar yang peruntukkannya ditujukan bagi ke-57 negara-negara anggota IDB. Demikian menurut Siaran Pers ASMA Capital Partners tertanggal (27/6/14) sebagaimana dikutip mysharing.
Dana infrastruktur IDB Fund II tersebut didukung oleh Badan Pensiun Publik Kerajaan Arab Saudi, Reksa Dana Publik Kerajaan Arab Saudi, Kementerian Keuangan Kerajaan Bahrain dan Departemen Keuangan Kesultanan Brunei Darussalam sebagai investor pendiri, dengan komitmen agregat sebesar US$750 juta untuk penutupan pertama. Penutupan final dengan sejumlah investor lagi ditargetkan pada awal 2015.
IDB Fund II adalah kelanjutan dari program IDB Infrastructure Fund I (IDB Fund I) senilai US$730 juta, yang juga didukung oleh para investor pendiri, yang mencapai IRR sebesar 18% dan pertambahan investasi sebesar 1,7 kali lipat di seluruh proyek penting seperti AirAsia di Malaysia, Saudi International Petrochemical Company (SIPCHEM) di Arab Saudi, dan AES Oasis Ltd dengan aset-aset tenaga listrik di Pakistan, Oman dan Yordania.
Presiden IDB Group – Yang Mulia Dr. Ahmad Mohamed Ali menjelaskan peran strategis dari IDB Infrastructure Fund II. “Dengan mengandalkan rekam jejak sukses IDB Fund I, IDB dan para investor pendiri menambah hampir tiga kali lipat nilai IDB Fund II menjadi US$2 miliar. Dana tersebut akan mengumpulkan pembiayaan agregat senilai US$24 miliar guna mendukung pengembangan proyek infrastruktur utama di negara anggota IDB,” papar Ahmad Mohamed Ali.
ASMA Capital Partners B.S.C(c) sendiri adalah lembaga yang berbasis di Kerajaan Bahrain, yang secara khusus didirikan oleh IDB dan investor pendirinya sebagai platform manajemen aset multi-dana untuk mengelola IDB Fund II.
Ketua ASMA Capital adalah Presiden IDB Group, dan Wakil Ketuanya adalah Y.M. Mohammed Al-Kharashi – Gubernur Badan Pensiun Publik Kerajaan Arab Saudi, Y.M. Dato Paduka Haji Bahrin bin Abdullah – Wakil Menteri Keuangan Kesultanan Brunei Darussalam. Sementara Anggota Dewan lainnya adalah Abdulla Ebrahim Al Ayadhi – Asisten Sekretaris Jenderal Reksa Dana Publik Kerajaan Arab Saudi dan Sami Mohammed Humaid – Direktur Hubungan Ekonomi Luar Negeri Kementerian Keuangan Kerajaan Bahrain. Tim manajemen dipimpin oleh CEO ASMA Capital – Mumtaz Khan yang sebelumnya telah berpengalaman mengelola IDB Fund I.
Menurut Wakil Ketua ASMA Capital Partner – Yang Mulia Mohammed Al-Kharashi, “ASMA Capital diharapkan dapat memainkan peran penting dalam membantu dana pensiun dan investor global lain yang ingin menyebarkan modal ke proyek-proyek infrastruktur di pasar negara berkembang terpilih untuk diversifikasi portofolio dan laba yang stabil.”
IDB Fund II akan memiliki fokus sektoral yang luas di luar sektor infrastruktur inti tenaga listrik, telekomunikasi, transportasi, serta akan mencakup investasi dalam minyak dan gas, kilang dan petrokimia, baja dan aluminium, pertambangan, logistik dan alokasi untuk kesehatan, pendidikan, dan jasa keuangan.
CEO ASMA Capital Mumtaz Khan menambahkan, “IDB Fund II adalah platform unik yang menggabungkan kekuatan IDB dan investor pendiri lainnya dengan tim manajemen berpengalaman guna mengidentifikasi dan mengembangkan peluang investasi di berbagai wilayah.”
