JK : Fungsi Masjid untuk Kemasyarakatan dan Kesejahteraan

[sc name="adsensepostbottom"]

Fungsi masjid jangan sepihak, masyarakat harus memakmurkan masjid, dan masjid harus memakmurkan masyarakatnya..

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri perayaan Milad ke-39 Masjid Istiqlal, Rabu malam (22/2). Dalam sambutannya, JK berharap Masjid Istiqlal terus mengembangkan manfaatnya dengan memakmurkan masyarakat. Karena menurut JK, sejatinya tempat ibadah umat Muslim itu adalah pusat dari pemberdayaan masyarakat sebagaimana awal Islam disebarkaan di muka bumi ini.

“Fungsi masjid adalah tempat ibadah dan banyak hal, tentu juga berfungsi untuk kemasyarakat dan kesejahteraan. Jadi jangan sepihak, masyarakat memakmurkan masjid, dan masjid harus memakmurkan masyarakatnya,” ungkap JK.

Di zaman Rasulullah, kata JK, fungsi kemasyarakatan masjid memiliki peran sangat luas, seperti untuk dakwah, usaha, musyawarah,  pendidikan, kesehatan, merancang strategi, pengadilan, penjara, dan lainnya.

Pada masa kini, disampaikan JK, hal itu dapat diterapkan oleh masjid-masjid untuk memberdayakan masyarakat, termasuk untuk hal-hal kecil tetapi penting seperti mempromosikan tentang kebersihan.

Pada kesempatan ini, Menteri Agama Lukman Saifudin Hakim yang mendampingi JK dalam perayaam malam Milad Masjid Istiqlal, mengatakan, bahwa masjid Istiqlal harus terus meningkatkan perannya untuk pemberdayaan umat Muslim. Yakni terpenting harus dapat mengembangkan diri sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan konteks kekinian.

“Saya berharap Masjid Istiqlal bisa menjaga tradisi ke-Islaman yang selama ini dilakukan. Salah satunya tradisi yaitu menjadi pusat kajian ilmu Islam,”  kata Lukman.

Menurut Lukman, pengajian kitab kuning yang selama ini dilaksanakan rutin di Masjid Istiqlal bisa menjadi cikal bakal pusat kajian keIslaman yang kuat. Yakni pengajian rutin ba’da Jumat maupun ba’da shalat rawatib diisi oleh pakar di bidang tasawuf, tafsir, hadist, fiqh, dan lainnya.

.

 

.