Sepulangnya rawalatn dari luar negeri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat kabinet paripurna di kantor Presiden Jakarta, Senin (17/11). Salah satu topik bahasan adalah mengenai rencana arah pembangunan infrastruktur, yang telah dibahas Jokowi dengan para pemimpim negara lain di forum APEC hingga G20.

“Berkaitan dengan rencana besar pembangunan infrastruktur mungkin bisa disampaikan oleh para menteri atau Dirut BUMN,” kata Jokowi saat membuka rapat kabinet paripurna, seperti dikutif dari Antara, Senin (17/11).
Menurut Jokowi, dalam sidang kabinet juga dipaparkan hal lain antara lain terkait dengan subsidi BBM, persiapan pembangunan nasional “one stop service” untuk perizinan, serta evaluasi mengenai pelaksanaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan persiapan menghadapi Asian Games. 2018.
Sebelumnya, Jokowi telah mengikuti KTT APEC di China, Asean Summit di Myanmar dan G-20 di Australia. Selama mengikuti forum international tersebut, ia banyak memaparkan mengenai program kerja pemerintahannya, termasuk pengalihan subsidi BBM ke berbagai sektor yang dianggap penting untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
Jokowi telah mengundang investor asing untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Ia juga mengaku, sudah ada beberapa negara yang menyatakan siap berinvestasi di Indonesia. Oleh karena itu, tegasnya, dalam rapat kabinet, ia akan meminta menteri terkait untuk menindaklanjuti pembicaraan dengan berbagai negara perihal investasi ini.

