Kantor Bank Muamalat cabang Kuala Lumpur tumbuh agresif pada semester I 2014. Aset naik 94,61 persen menjadi Rp 2,058 triliun dari sebelumnya Rp 1,057 triliun.

Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat, Hendiarto, mengatakan kantor Bank Muamalat cabang Kuala Lumpur dan lebih dari 1400 kantor cabang di seluruh wilayah Indonesia telah memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan aset Bank Muamalat secara keseluruhan pada semester I 2014. Secara total aset Bank Muamalat mencapai Rp 58,488 triliun dari posisi sama tahun sebelumnya sebesar Rp 47,924 triliun. “Angka pertumbuhan tersebut telah melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan syariah yang hanya tumbuh 17,5 persen pada pertengahan 2014,” kata Hendiarto, saat pemberian penghargaan Alpha Southeast Asia, Selasa (26/8).
Ia menambahkan dengan status kantor Bank Muamalat cabang Kuala Lumpur yang telah menjadi full branch membuat bank syariah pertama di Indonesia tersebut dapat menawarkan produk pembiayaan. Produk pembiayaan yang ditawarkan dalam denominasi dolar AS dan rupiah, serta banyak disalurkan pada sektor korporasi dengan plafon di atas 10 juta dolar AS per nasabah. Total pembiayaan cabang Kuala Lumpur sebesar Rp 389,1 miliar.
Untuk memperluas aksesbilitas nasabah di Malaysia, Bank Muamalat bekerjasama dengan jaringan Bankcard, sehingga nasabah dapat melakukan transaksi tarik tunai di 2000 ATM di seluruh Malaysia melalui jaringan Maybank, Hong Leong Bank, Southern Bank, dan Affin Bank. Pada semester I 2014 dana pihak ketiga sebesar Rp 1,8 triliun, naik 109,49 persen dari periode sama tahun lalu. “Ekspansi bisnis yang disertai dengan pemantapan infrastruktur ritel menjadi strategi kami dalam meningkatkan customer base secara akseleratif,” ujar Hendiarto.
Bank Muamalat pun kembali mendapat penghargaan Best Islamic Finance Bank in Indonesia secara berturut-turut dari tahun 2009 sampai tahun ini. Apresiasi tersebut datang dari Alpha Southeast Asia, majalah ekonomi dan bisnis yang berbasis di Hong Kong dengan coverage area di kawasan Asia Tenggara. Majalah ini melakukan penelitian dan pengkajian kinerja perusahaan keuangan setiap tahun berdasar transaksi dan proyek yang telah diimplementasikan.

