Kasus Ahok, JK: Kapolri Janji Selesai 2 Minggu

[sc name="adsensepostbottom"]

Pemerintah berjanji akan tegakkan dan laksanakan proses hukum Ahok dengan tegas.

Akhirnya perwakilan dari peserta Aksi Bela Islam 4 November diterima oleh Presiden RI  Jusuf Kalla (JK) di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat sore (4/11).

JK mengaku pemerintah akan tegas terhadap penanganan kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kita sudah berbicara dengan teman-teman yang wakil masalah yang luar biasa banyaknya. Kesimpulannya ialah dalam hal saudara Ahok, kita akan tegakkan dan laksanakan dengan hukum yang tegas,” ujar Jusuf Kalla  usai menerima perwakilan demonstran di Kantor Wakil Presien, Jakarta Pusat, Jumat (4/11).

JK mengatakan dalam pertemuan antara pemerintah dan perwakilan demonstran yang juga dihadiri oleh Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian itu, juga disepakati proses hukum atas kasus Ahok akan dipercepat.

“Oleh Kapolri dijanjikan selesai dalam dua minggu, pelaksanaan hukum yang cepat itu. Sehingga semua berjalan sesuai aturan tapi dengan tegas, itu saja,” tambah JK.

Ada tiga perwakilan dari demonstran yang menemui Jusuf Kalla, yaitu Ustand Bachtiar Nasir  dan Ustad Zaitun Rasmin. Mereka ditemani antara lain oleh Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam)  Wiranto, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan.

Pertemuan itu berlangsung di ruang audiensi kantor Wakil Presiden, sekitar pukul 16.52 WIB, dan sekitar pukul 18.15 WIB  perwakilan demonstran keluar Istana.

Sesuai pertemuan, Ustad Bachtiar berharap  kepolisian bertindak tegas dalam mengusut kasus yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait dugaan penistaan agama.

“Setelah bicara dengan Pak Wapres, tentu mewakili Presiden, mudah-mudahan  proses hukum akan diproses secepatnya dan tegas,” kata Bachtiar.

Soal apakah massa akan menggelar aksi serupa setelah aksi hari ini, ia mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Ustad Bachtiar mengatakan, dalam pertemuan dengan Wakil Presiden soal aksi lanjutan sama sekali tidak dibahas. “Nah itu saya belum bisa bicara sekarang,” jelasnya.