Kemenkop dan UKM Dorong BMT Lebih Dikenal Masyarakat

[sc name="adsensepostbottom"]

Menteri Kemenkop dan UKM,  Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, mendorong lembaga keuangan dengan prinsip syariah, yaitu Baitul Maal Wal Tamwil (BMT) agar dikenal masyarakat lebih luas.

Menteri Kemenkop dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.
Menteri Kemenkop dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Puspayoga menuturkan, semakin nyata setelah 561 BMT memiliki badan hukum koperasi. Dia juga menekankan agar BMT bisa menyasar lapisan muda. ”Saya berterima kasih pada investor yang telah mengkoordinasikan BMT untuk berbadan hukum koperasi. Ini untuk mendekatkan koperasi kepada masyarakat dan generasi muda,” kata Puspoyoga, dalam peluncuran Gerakan Bangga Koperasi (Gerak), di Jakarta, Rabu (7/10).

Puspayoga juga menyambut baik langkah Perhimpunan BMT yang pada usia 10 tahun ini sudah berhasil mengonsolidasikan 561 BMT berbadan hukum koperasi dengan aset mencapai Rp 11,9 triliun dan anggota 2.694.013 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

”Diharapkan Gerak bisa menjadikan masyarakat dan para anggota koperasi semakin giat mengurus dan mengelola koperasinya secara benar dan profesional, serta makin memperkuat organisasi dan kelembagaannya,” papar Puspayoga.

Dia juga berharap koperasi dalam mengembangkan usahanya secara tertib administrasi keuangan. Sehingga pada akhirnya, koperasi mampu meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan anggotanya secara merata.

Terkait peluncuran Gerak, Puspayoga berharap agar masyarakat lebih banyak yang mau bergabung dengan koperasi. Hal ini, menurutnya karena keberadaan Gerak mampu mewujudkan sinergi koperasi keuangan dan non keuangan, serta menjadikan koperasi sebagai instrumen utama agenda keuangan inklusif dan perekat sosial.