bank syariah
Layanan teller di salah satu kantor cabang PermataBank Syariah/Dok:PermataBank

Kementerian Agama dan PermataBank Syariah Jalin Kemitraan Strategis

[sc name="adsensepostbottom"]

Kementerian Agama meluncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap di Cirebon.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan haji secara berkesinambungan, Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerjasama dengan PermataBank Syariah dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap. Dengan layanan ini, calon jamaah haji (calhaj) dapat melakukan pembukaan dan penyetoran dana haji secara langsung di satu tempat.

Terobosan ini juga merupakan tindaklanjut dari Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2015 yang mengatur tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler, dari sebelumnya empat tahap menjadi dua tahap, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Bila sebelumnya calhaj harus bolak balik dari Bank ke kantor Kemenag hingga empat kali untuk memvalidasi nomor dan pembayarannya, maka solusi ini dapat memangkas hanya menjadi dua kali mengingat perwakilan Bank dan Kemenag telah berada dalam satu atap.

Direktur PermataBank Syariah Achmad K Permana menyatakan, siap mendukung program Pemerintah khususnya yang dilakukan oleh Kemenag dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap ini. “Layanan ini jelas sangat dibutuhkan oleh calhaj karena dapat membuat proses validasi dan pembayaran menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (11/1).

PermataBank Syariah telah menjadi salah satu dari 17 bank syariah yang ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji sejak 2013. “Kami tidak hanya memberikan layanan haji regular saja, namun juga layanan kepada Calon Jemaah Haji Khusus. Untuk itu kami bahkan mengembangkan produk PermataTabungan iB Haji untuk membuka kesempatan lebih luas kepada masyarakat berangkat ke Tanah Suci secara terencana,” jelas Permana.

Sementara, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cirebon H Imron mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kalangan perbankan syariah, sehingga memudahkan calhaj dalam menyelesaikan proses administrasi keberangkatan haji. Cirebon pun menjadi kota keempat pelaksanaan Pendaftaran Haji Satu Atap setelah langkah awal (pilot project) dilakukan di Bandung, Brebes dan Karawang.

“Urusan administrasi cukup dilakukan di dalam area yang sama sehingga calhaj dapat lebih konsentrasi untuk mempersiapkan perjalanan haji dengan lebih baik. Hal inilah yang ingin kami capai sehingga Pemerintah dapat secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan haji,” paparnya.

Hingga September 2016, telah ada 81.858 nasabah tabungan haji dan 43.195 nasabah yang sudah mendapat porsi haji di PermataBank Syariah. Dana kelolaan haji di PermataBank Syariah tumbuh sebesar 236 persen, dengan total dana mencapai Rp 1,97 triliun.