Industri keuangan syariah tak hanya telah menarik pelaku keuangan global dari Eropa. Sejumlah negara di benua Afrika telah membuka diri terhadap praktek keuangan syariah. Yang terbaru berasal dari Burkina Faso.

Bertumbuhnya investasi yang mengalir masuk ke Afrika tak ayal turut membuat para pelaku keuangan Burkina Faso berkeinginan menangkap segala peluang yang ada, termasuk dengan menyediakan layanan jasa keuangan syariah. “Langkah ini akan mempermudah akses pembiayaan bagi pengembang proyek, karena salah satu tujuannya adalah mendukung perekonomian nasional melalui praktek perbankan syariah,” kata Chief Executive Officer Coris Bank International, Idrissa Nassa, dikutip dari islamic finance news, Rabu (8/10). Baca Juga: Tanzania Siap Jadi Hub Perbankan Syariah di Afrika Timur
Coris Bank International, yang memfokuskan bisnisnya ke sektor usaha kecil dan menengah, akan mendapat bantuan merealisasikan pengoperasian unit usaha syariah dari Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (grup Islamic Development Bank). Bantuan teknis tersebut berupa pelatihan dan pembangunan infrastruktur unit usaha syariah. Kehadiran Islamic Development Bank di Burkina Faso bukanlah hal asing, mengingat lembaga keuangan syariah tersebut telah mendukung 118 proyek senilai 871,5 juta dolar di Burkina Faso sejak 1978.
Pembukaan unit usaha syariah Coris Bank International pun tidak hanya akan melayani nasabah di Burkina Faso, namun meluas ke negara lainnya. Coris Bank International akan turut mengaplikasikan unit usaha syariah di kantor cabangnya yang ada di Pantai Gading, Mali, dan Togo.

