Kiswah ini ditujukan sebagai hadiah untuk seluruh umat muslim di Indonesia.
Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal memasang potongan kiswah ka’bah di ruang utama Masjid Istiqlal. Kiswah ini adalah hadiah dari Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, sebagai kenang-kenangan saat berkunjung ke Masjid Istiqlal pada Kamis, 2 Maret 2017 lalu.
Kiswah dengan tulisan benang emas salah satu ayat Surat Al Baqarah ini dipasang di sisi kanan mimbar mesjid, di bawah hiasan tulisan Laa ilaaha illallah, Muhammadur-Rasulullah.
Peresmian pemasangan kiswah tersebut ditandai dengan penandatanganan piagam pemasangan oleh Menag Lukman Hakim Saufuddin di Masjid Istiqlal, Jumat (10/03). Menag Lukman mengatatakan, kita patut bersyukur atas peresmian pemasangan kiswah hadiah yang diberikan langsung Raja Salman pada kunjungannya ke Istiqlal, Kamis, 2 Maret lalu. Kiswah ini ditujukan sebagai hadiah untuk seluruh umat muslim di Indonesia.
“Masjid Istiqlal dipilih sebagai tempat yang mewakili seluruh umat Islam di Indonesia.Oleh karena itu Kiswah ini diletakkan di tempat yang sangat istimewa, yang kita mudah melihatnya,” ucap Lukman.
Menurut Lukman, ada lima hal istimewa dalam momentum ini. Pertama, yang akan dipasang adalah potongan kiswah berisi ayat suci Al-Quran, yaitu: ayat 125 Surat Al-Baqarah. Kedua, kiswah ini merupakan salah satu potongan dari selimut atau pelindung Kabah, kiblat suci umat Islam.
Ketiga, ayat suci Al-Quran dalam bentuk kiswah tersebut dibawa langsung oleh Raja Salman. Keempat, hadiah ini diberikan kepada seluruh umat Islam Indonesia melalui Masjid Istiqlal. Dan, kelima, oleh Badan Pengelola Mesjid istiqlal, hadiah kiswah ini ditempatkan pada tempat yang istimewa sehingga mudah dilihat.
“Mari kita doakan, Raja Salman sehat dan juga pemimpin umat Islam lainnya juga tetap sehat sehingga bisa terus berkemampuan menebarkan kemaslahatan bersama,” ucap Lukman.
Dalam kesempatan ini, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Muzamil Basyurni menyatakan, kenapa kiswah ini ditempatkan persis di tengah, yakni agar semua orang berhak melihatnya dengan aman dan nyaman. “Ini tanda manifestata kita kepada orang yang begitu peduli dengan kita. Ini hadiah yang tidak ternilai,” ungkap Muzamil.
Raja Salman berkunjung ke Masjid Istiqlal pada awal Maret lalu. Dalam kesempatan itu, Raja Salman mengaku bahagia bisa berkunjung ke Masjid Istiqlal.
“Saya sangat berbahagia hari ini bisa berkunjung ke salah satu rumah Allah, yaitu Masjid Istiqlal di Indonesia, yang menjadi tempat belajar dan pusat syiar Islam di Asia Tenggara. Semoga Allah membalas kabaikan pengelola masjid ini, dan menjadikan amalnya sebagai (pemberat) timbangan kebaikan mereka,” demikian bunyi pesan berbahasa Arab dengan tulisan Khat Diwani yang ditandatangani Raja Salman saat berkunjung ke Istiqlal.

