Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) akan digelar pada 8-11 Februari 2015 di Yogyakarta. Pertemuan berskala nasional ini akan membahas sejumlah masalah strategis untuk perkembangan Islam Indonesia.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin mengatakan, KUII tahun ini merupakan kongres keenam yang diselenggarakan oleh MUI. Kongres ini sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka dan MUI kembali menghidupkannya di tahun 1999, lalu tahun 2005 dan 2010.
“ Kongres ini merupakan puncak seluruh elemen umat Islam Indonesia berskala nasional yang akan membahas masalah-masalah strategis,” kata Din, dalam konferensi pers di kantor MUI Pusat Jakarta, Selasa (6/1).
Din berharap kongres dengan tema “Penguatan Peran Umat Islam Indonesia dalam Bidang Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya untuk Indonesia Berkeadilan dan Berperadaban,” ini bisa sukses. Materi kongres pun berfokus pada tiga hal yang menjadi tantangan besar umat Islam Indonesia, yaitu strategi politik Islam, penguatan ekonomi Islam dan lanskap peradaban Islam yang mencakup tata ruang dan filosofi spiritual.
Ia menuturkan, pada kongres ini MUI juga akan mengundang beberapa tokoh dan pejabat pemerintahaan, antaranya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presisen Jusuf Kalla.”MUI akan mengundang Presiden Joko Widodo untuk membuka kongres ini, dan Jusuf Kalla untuk menutupnya,” kata Din.

