Love and pray adalah kekuatan Mulim sebagai pribadi dan sebagai umat.
Indonesia Syiar Network (ISN) mempersembahkan event dakwah fenomental “Konvensi Pencinta Allah (KPA),” dengan tema “Love and Pray”, yang akan berlangsung pada 19 November 2016 di Skenoo Exhibitioin Hall Gandaria City, Jakarta.
Presiden Volunteer ISN, Ria R Chirtiana mengatakan, ISN adalah komunitas penggiat syiar di dirikan tahun 2011, dengan filosofi love, lear and share. Upaya dakwagh ISN dilakukan melalui kratif dakhwa , digital, dakwah, inspiring seminar dan CSR.
KPA pertama tahun 2014 mengangkat tema Hope and fear dan tahun 2015 dengan tema Heacven and Earth. Tahun ini, ISN kembali melanjutkan komitmen ddalam menybarkan dakwah dan syiar Islam malelui KPA yang ditujukan bagi seluruh masyarakat Muslim Indonesia yang ingin memenuntut ilmu meluaskan silaturahmi dan menikmati kenikmatan ukhuwah Islamiyah.
“Love and pray adalah kekuatan Mulim sebagai pribadi dan sebagai umat. Konvensi ini akan menghadirkan para shalihin dan ulama, yang akan memberikan langkah kontrit belajar mencintai, besyukur, beribadah dan berdia,” kata Lia pada konferensi pers di Dapur Solo, Jakarta, Senin (14/11).
Beberapa agenda ISN lainnya berupa siar crative iniatiatives antaran lain road to jannah, seminar, effective moslem living workshop, love notes engagement event, kompetisi fotogarfi, kompetisi desain artsitiketur masjid, syair kids leadership program, dan sebagainya.
Ria menegaskan bahwa organsasi relawan ini bertujuan menyebarkan dakwha dan syiar Islam melalui pendektan yanglebih kraatif dan segara.
“Kolaborasi para pencinta Allah ini didesain agar suasana menuntut ilmu itu menyenangkan sekaligus membuat para peseta termotivasi untuk menjadi Muslim dan muslimah yang lebih baik. Islams ebagai lifestiyel pilihan utama.” Tegas Ria.
KPA ke tiga ini menampilkan para pembicara yang mumpuni antara lain Ust Novel Alaydrus, Kang Rashied, Ust1 Arifin Djayadiningrat, Mustafa Debu, Ust Salamn al Farisi, Ust Yuke Semeru, denhan hots Ust Abdul Syukur. Ust Erick Yusuf, Hafid Hamidun, dan ditutup oleh speech KH Nasaruddin Umar.
Ria menjelaskan, bahwa cinta kepada Allah menuntut jiwa pada rasa syukur yang mendalam. Syukur atas hadiah kehidupan atas banyaknya fasilitas untuk bereksi di muka bumi atas tantangan atau ujian kehidupan yang menjadikan kita lebih kuat taat dan bermanfaat.
“Dengan baluran kreatif para volunteer penggiat syiar Islam berkolaborasi dengan penuh cinta hanya semata untuk Allah. Event ini diharapakn dapat memberikan cahaya untuk jiwa mengukuhkan diri untuk terus berjalan, lebih mengenal dan mencintai Sang Maha Arrahman, Ar Rahim,” ungkap Ria.
Acara yang akan digelar dari pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB di Skenoo Exhibitioin Hall Gandaria City, Jakarta, pada Sabtu (19/11) ini didukung oleh Pengadaian Syariah dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

