Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mengembangkan kerjasama Co-Branding Fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) dengan Bank Mandiri. Rencananya penandatanganan kerjasama akan dilakukan pada awal September 2014.

Direktur Utama KSEI, Heri Sunaryadi, mengatakan memasuki tahun 2014 pengembangan infrastruktur pasar modal harus terus dijalankan diawali dengan penuntasan penjajakan Co-Branding Fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) yang terintegrasi dengan ATM bank. Ia menambahkan sinergi dengan perbankan pun bertujuan untuk membuka akses yang luas dan mudah kepada masyarakat ke pasar modal.
“Sebagai industri yang telah lebih dulu berkembang dan matang, sudah sangat umum bahwa masyarakat kita menjadi nasabah perbankan dan juga familiar untuk menggunakan fasilitas yang disediakan bank, seperti ATM, internet banking dan mobile banking. Penggunaan fasilitas-fasiltas perbankan ini sudah menjadi kebutuhan dan bagian keseharian sehingga sangat ideal bila dikembangkan lebih lanjut guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk masuk ke pasar modal,” papar Heri, dalam siaran pers yang diterima mysharing.co, Selasa (19/8).
Untuk mendukung rencana pengembangan tersebut agar dapat terealisasi dengan baik, KSEI telah berkoordinasi dengan beberapa bank yang telah bekerjasama dengan KSEI sebagai Bank Administrator RDN (Rekening Dana Nasabah). Setelah PermataBank, pada awal September 2014 KSEI akan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Bank Mandiri untuk pengembangan Co-Branding Fasilitas AKSes, yang mencakup tidak hanya akses melalui ATM bank tetapi juga melalui fasilitas internet banking dan mobile banking.
Kesepakatan dengan PermataBank dan Bank Mandiri ini diharapkan dapat disusul oleh Bank Administrator RDN lainnya yaitu Bank BCA, Bank BNI, Bank Syariah Mandiri, dan Bank CIMB Niaga. Sebelumnya KSEI telah menjalin kerjasama dengan PermataBank untuk Co-Branding Fasilitas AKSes pada akhir Februari 2014.

